Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Bitcoin (BTC)
Rp97.807.000
+0.02%
Ethereum (ETH)
Rp3.067.228
0%
Litecoin (LTC)
Rp813.852
+3.34%
DigitalCash (DASH)
Rp2.323.894
+0.38%
Monero (XMR)
Rp1.583.495
+1.83%
Nxt (NXT)
Rp914
-0.45%
Ethereum Classic (ETC)
Rp145.928
+1.18%
Dogecoin (DOGE)
Rp68
+5%
ZCash (ZEC)
Rp1.788.890
+0.95%
Bitshares (BTS)
Rp1.487
+1.44%
DigiByte (DGB)
Rp372
+0.51%
Ripple (XRP)
Rp6.867
0%
BitcoinDark (BTCD)
Rp245.694
+0.51%
PeerCoin (PPC)
Rp13.761
-1.52%
CraigsCoin (CRAIG)
Rp19
+0.49%

6 Cara Sukses Investasi Saham Dividen

0 22

Melalui investasi saham yang membayar dividen merupakan cara strategis dalam membangun aliran pendapatan yang handal dan membangun kekayaan Anda. Berinvestasi di saham memang memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi, tetapi ada potensi pengembalian yang lebih besar. Berikut 6 cara sukses investasi saham dividen.

Mencapai keberhasilan berinvestasi di saham bukanlah cara instan untuk kaya, tetapi dibutuhkan pemahaman tentang beberapa prinsip dasar.

Setidaknya, 6 cara sukses investasi saham dividen ini harus diketahui oleh setiap investor cerdas.

#1 Memilih Kualitas daripada Kuantitas

Salah satu pertimbangan paling penting bagi investor ketika memilih investasi adalah hasil dividen. Semakin tinggi hasil, semakin baik profit, tetapi jumlahnya bisa menipu. Jika tingkat pembayaran  saham saat ini tidak berkelanjutan untuk jangka panjang, dividen akan menipis. Saham industri properti adalah contoh yang baik tentang bagaimana fluktuasi di pasar dapat secara langsung mempengaruhi pembayaran dividen.

Memilih investasi yang menawarkan stabilitas lebih baik, berarti mengorbankan sejumlah hasil dalam jangka pendek, tetapi hasilnya mungkin lebih menguntungkan. Hal ini terutama bagi investor yang lebih memilih pendekatan beli dan tahan.

Pendapatan yang dihasilkan oleh saham dividen berisiko rendah mungkin lebih sedikit, tetapi kemungkinan akan lebih dapat diandalkan dari waktu ke waktu.

#2 Tetap Memilih Perusahaan yang Stabil

Pasar saham bergerak dalam siklus dan memiliki kecenderungan terulang di masa depan. Ketika memilih investasi saham dividen, tidak ada alat ukur yang lebih baik daripada kinerja masa lalu saham tersebut. Secara khusus, investor harus menargetkan perusahaan-perusahaan yang memang proven membayar dividen dari waktu ke waktu.

Biasanya, itu adalah perusahaan mapan yang telah meningkatkan pembayaran dividen kepada investor secara konsisten selama 25 tahun sebelumnya. Mereknya mudah dikenali dan menghasilkan aliran kas yang stabil dengan kemungkinan besar terus melakukannya di masa depan.

#3 Carilah Potensi Pertumbuhan

Poin penting cara sukses investasi saham dividen berikutnya adalah mencari potensi pertumbuhan. Mungkin saja, perusahaan baru dapat membayar beberapa dividen yang mengesankan, tetapi investor tidak bisa langsung membeli saham perusahaan tersebut tanpa melakukan penelitian.

Selain melihat pengembalian di masa lalu dan sekarang, penting juga untuk melihat potensi masa depan perusahaan untuk meningkatkan pembayaran dividennya.

Ini adalah perbedaan utama antara investasi pertumbuhan dan investasi nilai. Dengan investasi pertumbuhan, alih-alih berfokus pada apa yang diperjualbelikan saat ini, Anda akan melihat prospek pertumbuhan jangka panjang. Hal ini untuk mengukur seberapa menguntungkannya dari sudut pandang dividen.

#4 Berhati-hatilah dengan Rasio Pembayaran

Rasio pembayaran dividen perusahaan dapat mengungkapkan seberapa aman investasinya. Rasio ini memberi tahu investor tidak hanya berapa banyak yang dibayarkan kepada pemegang saham, tetapi juga berapa banyak pendapatan yang dapat ditahan perusahaan.

Jika Anda menemukan saham dividen hasil tinggi, tetapi perusahaan membayar persentase besar dari pendapatannya kepada investor, itu adalah tanda bahwa Anda perlu berhati-hati. Jika perusahaan melihat aliran pendapatannya berkurang, jumlah dividen yang Anda terima akan dipangkas.

#5 Kombinasikan

Ada argumen di satu sisi, yaitu sebaiknya mengkonsentrasikan aset pada segelintir saham atau menargetkan sektor pasar lebih spesifik. Jika perusahaan atau industri yang ditargetkan memiliki rekam jejak bagus, itu menjadi pertanda baik bagi penghasilan dividen di masa depan. Di sisi lain, itu bisa menjadi masalah saat pasar sedang down.

Menyebarkan aset ke berbagai investasi pembayaran dividen menambah keragaman kepemilikan, dan ini memungkinkan bagii Anda untuk meminimalkan risiko. Ketika dividen berkurang dalam satu area, kerugian mungkin tidak terasa sedalam seperti portofolio investasi yang tidak terdiversifikasi.

#6 Mengetahui Kapan Harus Tahan dan Kapan Jual

Pakar investasi Warren Buffett benar-benar percaya dengan melihat investasi dari sudut jangka panjang, tetapi seperti halnya investor yang cerdas, dia tahu kapan harus memotong kerugiannya. Dengan saham dividen, ada garis tipis antara menunggu keuntungan dari investasi dan bertahan terlalu lama.

Ini adalah kesalahan yang sangat mudah dilakukan ketika membeli saham yang tampak bernilai baik di permukaan. Masalahnya terjadi ketika perusahaan gagal menyampaikan mengenai pertumbuhan. Mampu mengenali kapan saham mulai tenggelam sangatlah penting. Akan tetapi, Anda juga harus tahu kapan harus bertindak dan kapan harus tetap mengamati.

Kesimpulan

Itulah keenam cara sukses investasi saham dividen. Dengan pendekatan yang tepat, investasi saham dividen dapat menambahkan potensi keuntungan ke portofolio investor. Kuncinya terletak pada cara mengevaluasi saham dalam menentukan saham-saham yang menawarkan return terbaik. Tak lupa, meminimalkan risiko dengan cara diversifikasi.

Loading...

Sumber www.investopedia.com
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Klik "Terima" untuk menyetujui kebijakan ini. Terima Baca Detail