Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.121
-0.45%
Rp15.551
-0.43%
Rp18.110
-0.3%
Rp130
-0.82%
Rp9.643
-0.31%
Rp3.765
-0.45%
Rp2.011
-0.23%
Rp10.360
-0.35%
Rp10.659
-0.3%
Rp14.263
-0.92%
Rp9.038
-1.54%

Investasi di Reksadana Bisa Membuat Kaya?

0 110

Mungkin itu pertanyaan mendasar di benak sebagian besar orang yang hendak berinvestasi di reksadana. Apakah investasi di reksadana mampu menghasilkan kekayaan? Ini jawabannya!

Seperti diketahui bersama, berinvestasi merupakan salah satu cara terpopuler dalam menciptakan kekayaan. Dengan mengambil tingkat risiko tertentu, Anda bisa menempatkan aset yang dimiliki bekerja untuk Anda. Aset dapat menghasilkan pendapatan jangka pendek atau panjang, tergantung dari tujuan investasi.

Pastinya, semakin besar risiko yang diambil, maka semakin besar pula kemungkinan untuk berhasil atau sebaliknya, gagal total. Karena alasan mendasar tersebut, banyak investor beranggapan bahwa sekuritas yang berisiko, seperti saham, dianggap sebagai investasi yang secara logis bisa membuat kaya.

Di sisi lain, investasi di reksadana pada umumnya dianggap sebagai bentuk investasi lebih stabil dan aman. Hal ini yang terlihat tampak berlawanan secara intuisi bahwa reksadana bisa memberikan peluang lebih besar untuk menciptakan kekayaan yang agresif.

Kenyataannya, ada beberapa jenis reksadana yang sama berisikonya, bahkan lebih berisiko, dibandingkan investasi saham. Jenis reksadana ini juga berpotensi menghasilkan pengembalian yang besar. Reksadana saham return tinggi dan reksadana obligasi, khususnya, dirancang secara khusus untuk menghasilkan laba setinggi mungkin dengan cara diinvestasikan ke aset paling berisiko.

Investasi di Reksadana Saham High-Yield

Ada produk reksadana saham yang ditujukan khusus kepada investor tertentu. Reksadana saham high-yield, seperti namanya, memang diarahkan untuk menghasilkan tingkat return semaksimal mungkin, tergantung dari jenis pendapatan yang dikejar oleh pemegang saham.

Bagi investor yang ingin menerima pendapatan investasi tahunan dengan jumlah maksimal, maka reksadana saham high-yield ini berfokus pada saham-saham yang secara konsisten membayar dividen tinggi.

Semua reksadana harus mendistribusikan keuntungan bersih kepada pemegang saham, setidaknya sekali dalam setahun. Sehingga reksadana dividen high-yield setidaknya membayar dividen satu kali setiap tahunnya.

Jenis reksadana ini kurang difokuskan dalam menghasilkan capital gain sehingga jarang sekali surat berharganya diperdagangkan. Terkecuali, jika dividen saham ditangguhkan atau mengalami penurunan secara signifikan.

Memang, reksadana ini bukanlah yang paling agresif, tetapi jika Anda berinvestasi dengan jumlah yang besar, maka pendapatan dividen yang dihasilkan setiap tahunnya sangatlah besar.

Reksadana saham high-yield lainnya difokuskan untuk dapat menghasilkan capital gain dengan cara diperdagangkan secara agresif. Biasanya, secara aktif mencari saham-saham yang berpotensi naik berikutnya dan dihitung besaran kenaikannya.

Sebaliknya, reksadana ini mungkin terlihat seperti saham jangka pendek yang berpotensi untuk jatuh harganya. Pengelolaan reksadana ini dibutuhkan manajer investasi yang sangat aktif, memiliki jam terbang tinggi dan insting yang kuat.

Ada tingkat risiko yang jauh lebih tinggi pada jenis reksadana saham ini dibandingan reksadana dividen yang sebelumnya. Akan tetapi, menawarkan peluang keuntungan jauh lebih besar secara subtansial dan cepat.

Investasi di Reksadana Obligasi High-Yield

Investasi di reksadana saham bukanlah satu-satunya cara yang membuka jalan menuju kekayaan. Walaupun reksadana obligasi umumnya juga disebut sebagai jenis reksadana yang paling aman, dapat menghasilkan pendapatan tahunan moderat, terdapat reksadana obligasi high-yield yang juga cukup berisiko.

Reksadana ini biasanya diinvestasikan di obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dengan peringkat tinggi dan pemerintah sehingga sebagian besar return-nya dari pembayaran bunga. Reksadana yang diinvestasikan pada obligasi dengan peringkat rendah, disebut sebagai obligasi sampah (junk bond), menggunakan strategi investasi jangka pendek jauh lebih banyak.

Alih-alih menahan obligasi sampai jatuh tempo dan mengumpulkan pembayaran tahunan, reksadana sampah tersebut biasanya memanfaatkan volatilitas nilai dari obligasi sampah. Karena risiko gagal bayar yang tinggi, obligasi sampah seringkali dijual jauh dari nilai nominalnya dan membayar bunga sangat tinggi.

Saat suku bunga nasional berubah atau entitas penerbit obligasi mendapatkan / kehilangan kredibilitas, harga pasar obligasi dapat berfluktuasi hebat. Reksadana sampah bisa menghasilkan return dengan membeli junk bond yang murah, mendapatkan manfaat dari pembayaran kuponnya dan menjual sebelum perusahaan gagal bayar.

Jika entitas penerbit obligasi lebih stabil dan peringkat kreditnya meningkat, nilai junk bond dapat meningkat tajam. Obligasi ini bisa menghasilkan return yang lebih tinggi karena harga pembeliannya yang murah.

Investasi di Reksadana Seimbang Bagi Investor Moderat

Bagi Anda yang tidak siap untuk mengambil risiko investasi ekstrem pada reksadana high-yield di atas, ada juga alternatif pilihan reksadana yang berpeluang memberikan keuntungan besar dengan tetap menawarkan stabilitas. Reksadana seimbang diinvestasikan ke dalam ekuitas dan hutang yang dapat disesuaikan dengan tujuan spesifik dan toleransi risiko bagi pemegang sahamnya.

Bagi investor yang ingin berinvestasi di aset berisiko tinggi dengan imbalan tinggi tanpa mempertaruhkan banyak hal, reksadana seimbang masih relatif aman dengan tetap menyertakan sekuritas yang sesuai.

Sebagai contoh, suatu reksadana dapat diinvestasikan paling besar di obligasi yang sangat stabil atau pada saham-saham blue-chip dengan rekam jejak yang terbukti. Akan tetapi, sebagian modalnya juga dialokasikan untuk investasi dalam junk bond atau saham yang sangat tidak stabil. Meskipun potensi penciptaan kekayaan yang terfokus lebih terbatas, reksadana ini menawarkan stabilitas jangka panjang dengan sedikit risiko.

Obligasi Beresiko Rendah dan Reksadana Pasar Uang: Pertumbuhan Lambat tapi Stabil

Seperti halnya investasi di bidang apapun, semakin Anda mampu untuk berinvestasi dengan jumlah besar, semakin besar potensi pengembaliannya. Sulit untuk menjadi kaya hanya dengan berinvestasi 10 juta, misalnya, dalam semua jenis sekuritas. Namun, jika memiliki jumlah investasi yang signifikan, Anda dapat menghasilkan pendapatan yang cukup besar bahkan dengan investasi yang paling stabil.

Meskipun obligasi berisiko rendah dan reksadana pasar uang bukanlah primadona dalam menciptakan kekayaan, tetapi keduanya menawarkan tingkat stabilitas yang tinggi. Keduanya juga menawarkan pendapatan tetap setiap tahunnya. Apabila Anda memiliki jumlah modal investasi tertentu, bahkan dengan suku bunga moderat pun bisa menghasilkan return yang besar.

Pertimbangkan Biaya Manajemen

Saat ingin menciptakan kekayaan dengan investasi di reksadana, penting untuk mempertimbangkan dampak rasio pengeluaran reksadana. Secara umum, reksadana yang dikelola lebih aktif dan agresif, seperti reksadana saham dan obligasi high-yield, cenderung memiliki rasio biaya jauh lebih tinggi. Hal ini mencerminkan biaya perdagangan yang lebih besar. Jika rasio pengeluaran reksadana tinggi, bisa memangkas keuntungan tahunan yang didapatkan.

Ada banyak perusahaan broker yang menawarkan biaya jauh lebih rendah dan memastikan investornya mengetahui dengan persis berapa yang didapatkan dan dibayar. Beberapa broker terkadang tidak memberikan gambaran detail tentang hal tersebut.

Oleh karena itu, Anda harus lebih cermat dan berhati-hati dengan cara alokasi aset dan manajemen portofolio yang baik.

Loading...
Sumber www.investopedia.com