Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.052
-0.62%
Rp15.474
+0.69%
Rp17.481
-0.09%
Rp130
-0.74%
Rp9.636
-0.33%
Rp3.745
-0.59%
Rp1.988
-0.77%
Rp10.217
-0.48%
Rp10.596
-0.86%
Rp14.137
-0.22%
Rp8.931
-0.3%

5 Strategi Investasi Terbaik: Mana yang Tepat untuk Anda?

0 106

Apakah Anda membutuhkan strategi investasi terbaik untuk portofolio investasi Anda saat ini? Sebenarnya, strategi investasi yang terbaik tidak selalu berupa strategi dengan historis tingkat pengembalian yang besar. Strategi terbaik merupakan strategi yang paling cocok untuk mendukung tujuan investasi bagi investor individu dan toleransi risikonya.

Secara sederhana, strategi investasi terbaik seperti perencanaan diet: strategi yang terbaik adalah yang paling sesuai dengan diri kita.

Sebagai investor tentunya Anda tak ingin menerapkan strategi berinvestasi tertentu dan meninggalkan begitu saja saat ada tren baru yang ditemukan secara online. Janganlah bingung dengan semua informasi yang terasa “ideal” untuk menjadi kenyataan di bulan ini. Tetaplah berpegang pada prinsip-prinsip dasar strategi Anda yang telah teruji waktu.

Gaya investasi dan taktiknya seperti menemukan pakaian yang cocok untuk dikenakan. Tak perlu sesuatu yang mahal dan dibuat khusus. Anda pasti membutuhkan sesuatu yang nyaman dan bertahan lama, khususnya jika tujuan investasi Anda untuk jangka panjang (lebih dari 10 tahun).

Oleh karena itu, sebelum membuat komitmen apa pun, apakah itu diet makanan, memilih pakaian, atau memilih strategi investasi, sebaiknya cocokkan terlebih dahulu dengan kepribadian dan gaya Anda.

Anda bisa memulainya dengan mempertimbangkan lima strategi investasi terbaik. Beberapa diantaranya merupakan teori, gaya atau taktik yang dapat membantu setiap investor individu membangun portofolio investasi.

Inilah 5 Strategi Investasi Terbaik yang Direkomendasikan

#1 Strategi Investasi Terbaik: Analisis Fundamental

Kami memulainya dengan analisis fundamental yang merupakan salah satu bentuk gaya investasi paling mendasar dan tertua. Biasanya, teknik ini digunakan untuk meneliti dan menganalisis ekuitas, seperti saham individu.

Analisis fundamental merupakan bentuk strategi investasi aktif dengan pelibatan analisis laporan keuangan dalam rangka mendapatkan saham berkualitas.

Informasi data laporan keuangan digunakan dalam rangka membandingkan data masa lalu dengan sekarang dari bisnis tertentu, atau bisnis lain di industri yang sama. Dengan melakukan analisis data, investor bisa memperoleh harga wajar dari saham perusahaan tertentu dan menentukan apakah saham tersebut adalah pembelian yang tepat atau tidak.

#2 Strategi Investasi Terbaik: Analisis Teknikal

Analisis teknikal dapat dianggap sebagai kebalikan dari analisis fundamental. Investor menggunakan analisis teknikal / teknis dengan menggunakan grafik dalam mengenali pola harga terbaru dan tren pasar saat ini. Hal ini dilakukan untuk memprediksi pola dan tren pasar di masa depan.

Sederhananya, ada tren dan pola tertentu yang bisa memberikan sinyal / isyarat tertentu kepada trader teknikal, disebut sebagai indikator, yang mengindikasikan pergerakan di masa depan.

Sebagai contoh, beberapa pola diberikan nama, seperti head dan shoulders atau cup dan handle. Apabila pola ini mulai terbentuk dan valid, trader teknikal dapat membuat keputusan investasi berdasarkan hasil yang diharapkan dari tren atau pola itu.

Data-data fundamental, seperti rasio P/E, tidak dipertimbangkan dalam analisis teknikal.

#3 Strategi Investasi Terbaik: Investasi Nilai

Investor ETF dan reksadana dapat menggunakan gaya investasi atau strategi mendasar dengan menggunakan strategi investasi nilai. Sederhananya, investor nilai mencari saham yang dijual dengan “diskon”. Mereka mencari saham dengan tawaran.

Daripada waktu habis mencari nilai saham dan menganalisis laporan keuangan perusahaan, investor reksadana dapat membeli dana indeks, ETF, atau dana yang dikelola aktif dan menyimpan nilai saham.

#4 Strategi Investasi Terbaik: Investasi Pertumbuhan

Tak jauh berbeda dengan sebutannya, saham pertumbuhan pada umumnya berkinerja terbaik dalam tahapan mature dari siklus pasar. Ini terjadi pada kondisi ekonomi bertumbuh di tingkatan yang sehat.

Strategi investasi pertumbuhan mencerminkan apa yang dilakukan oleh konsumen, perusahaan, dan investor secara bersamaan dalam kondisi ekonomi sehat. Dengan harapan bahwa akan semakin tumbuh tinggi di masa depan sehingga membelanjakan lebih banyak uang untuk melakukannya.

Perusahaan teknologi merupakan contoh terbaik dari investasi ini. Biasanya, perusahaan teknologi sudah dihargai tinggi, tetapi bisa terus bertumbuh melampaui penilaiannya.

Investasi pertumbuhan terdapat versi yang berbeda pada strategi investasi momentum. Strategi ini memanfaatkan tren harga saat ini dengan harapan terjadinya momentum yang terus terbangun ke arah yang sama.

Pada umumnya, strategi ini ada pada reksadana yang dirancang menangkap investasi momentum. Konsep dasarnya yaitu “membeli tinggi dan menjual lebih tinggi”.

Contohnya, seorang manajer reksadana bisa mencari saham pertumbuhan yang telah menunjukkan tren dengan apresiasi harga konsisten. Harapannya bahwa tren kenaikan harga akan terus berlanjut.

#5 Strategi Investasi Terbaik: Beli dan Tahan

Investor yang menerapkan strategi “beli dan tahan” percaya bahwa “waktu di pasar” adalah strategi lebih bijak dibandingkan “mengatur waktu pasar”. Strategi ini diterapkan dengan membeli sekuritas dan menahannya untuk jangka waktu yang lama. Investor percaya bahwa pengembalian jangka panjang lebih masuk akal walaupun karakteristik volatilitas untuk periode jangka pendek.

Strategi ini bertentangan dengan penetapan waktu pasar absolut. Biasanya, investor membeli dan menjual selama periode lebih pendek dalam rangka membeli harga rendah dan menjualnya dengan harga tinggi.

Bagi investor beli dan tahan, menahan untuk periode lebih lama akan jarang melakukan perdagangan dibandingkan strategi investasi lainnya. Oleh karena itu, biaya perdagangan dapat diminimalkan sehingga meningkatkan laba bersih total dari portofolio investasi.

Memilih strategi atau gaya investasi tidak jauh berbeda dengan memilih investasi itu sendiri. Setiap investor memiliki keunikan dan strategi investasi terbaik adalah yang paling cocok dengan tujuan investasinya dan toleransi terhadap risiko.

Loading...
Sumber www.thebalance.com
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.