Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.009
+0.14%
Rp15.582
+0.24%
Rp18.054
+0.43%
Rp129
+0.21%
Rp9.593
+0.36%
Rp3.735
+0.13%
Rp1.982
+0.01%
Rp10.279
+0.19%
Rp10.694
+0.06%
Rp14.155
+0.29%
Rp8.989
+0.14%

Trik Jitu dalam Trading Saham Online Terbaik

0 111

Trading saham online terbaik kini sudah banyak sekali dilakukan oleh berbagai kalangan. Hal ini bertujuan agar bisa mendapatkan keuntungan. Mengingat keuntungan yang didapatkan dari saham tidaklah sedikit, sehingga tidak heran jika banyak orang yang mencari keuntungan dengan melakukan perdagangan saham.

Apalagi bermain saham tidak sulit, sebab saat ini sudah terdapat saham online yang semakin mempermudah untuk berdagang saham. Tentunya saham sendiri merupakan salah satu bentuk investasi yang sangat menjanjikan. Saham sendiri juga termasuk dalam investasi zaman now. Bisa dilakukan oleh siapa pun, kapan pun dan dimana pun.

Trading saham juga tidak sulit. Hanya bermodalkan smartphone dan laptop maka Anda bisa bermain saham. Namun, jika ingin trading saham haruslah dibekali dengan wawasan dan kompetensi yang cukup. Hal ini agar potensi kerugian bisa diminimalkan karena tidak mengerti cara bermain saham. Oleh sebab itu, agar sukses mendapatkan keuntungan dari saham ini maka terdapat beberapa cara yang dapat ditempuh.

Berikut beberapa trik jitu dalam trading saham online terbaik.

1. Mengetahui perbedaan antara blue chip, second linear, dan junk stocks pada saham online

Tentunya jika bermain saham online maka Anda wajib mengetahui beberapa istilah dalam bursa saham Istilah yang wajib diketahui adalah seperti blue chip, second linear, dan junk stocks.

Tentunya dengan mengetahui hal ini maka dapat membantu Anda dalam mengelola saham Anda dan tidak merasakan kebingungan. Sebenarnya ketiga istilah tersebut biasanya digunakan dalam pengelompokkan jenis saham berdasarkan kapitalisasi pasarnya.

Kapitalisasi pasar sendiri merupakan jumlah saham yang beredar dimana nantinya akan dikali dengan harga saham tersebut. Untuk saham kategori blue chip sendiri merupakan saham yang tingkat kapitalisasinya lebih besar dari Rp 40 triliun. Second linear adalah saham lapis dua dengan tingkat kapitalisasinya mencapai hingga Rp 500 miliar hingga Rp 10 triliun.

Sementara itu, junk stock merupakan saham tingkat 3 dimana tingkat kapitalisasinya mencapai di bawah Rp 500 miliar. Jadi, dengan mengetahui istilah ini maka dapat membantu Anda untuk mendapatkan jenis saham yang sesuai dengan keinginan Anda nantinya.

2. Membeli saham online yang lebih cenderung ke arah likuid

Pastinya Anda tidak bisa asal saja dalam membeli saham. Hal ini dapat memberikan pengaruh terhadap keuntungan yang akan didapatkan. Oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda membeli saham yang cenderung likuid, yakni saham yang cenderung mudah dijual.

Tentunya ada banyak sekali keuntungan jika Anda memiliki saham yang likuid karena Anda tidak akan mengalami kesulitan dalam menjualnya. Anda tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk menjualnya lagi. Tentunya dapat membantu Anda untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang cepat.

Apabila Anda ingin menjadi seorang trader yang andal, ada baiknya jika saham likuid ini jangan sampai dilewatkan begitu saja. Namun apabila Anda membeli saham sebagai salah satu bentuk investasi jangka panjang, maka tidak memiliki saham likuid bukanlah masalah.

Sebab setidaknya Anda bisa mendapatkan dividen dari saham tersebut setiap tahunnya sehingga memberikan pemasukan kepada Anda juga. Namun ketika membeli saham nanti Anda harus tetap selektif agar tidak salah dalam membeli saham, sehingga ke depannya Anda tidak akan merugi lagi.

3. Memilih saham menggunakan analisis

Saat ini masih banyak orang yang menyamakan investasi saham dengan permainan jud1 (disamarkan). Padahal kedua hal tersebut merupakan hal yang sangat jauh berbeda. Sebab ketika membeli saham Anda tidak bisa asal pilih dan menebak saja namun harus menggunakan analisis. Dengan hanya asal tebak saja, keuntungan yang didapatkan pun asal-asalan.

Ketika memilih sebuah saham untuk dibeli nanti, ada baiknya jika Anda menggunakan analisis terlebih dahulu.Tentunya terdapat 2 jenis analisis yaitu analisis fundamental dan teknikal.

Analisis fundamental sendiri merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah sehat atau tidaknya sebuah perusahaan dimana hal ini bisa Anda lihat dari kinerjanya maupun laporan keuangannya.

Namun, menggunakan analisis teknikal Anda bisa melakukan analisa dengan melihat sejarah dari pergerakan sahamnya, tentunya analisis ini biasanya mengandalkan grafik maupun chart.

Tentunya dari grafik tersebut maka Anda bisa memprediksikan harga saham. Anda bisa membacanya pada candlestick yang berwarna merah dan hijau. Untuk memperoleh keuntungan maksimal, gunakan salah satu atau kedua analisis tersebut.

4. Membeli pada saat berwarna merah dan menjual pada saat berwarna hijau

Tentunya, terdapat prinsip investasi yang hingga saat ini masih dipegang, dimana saham dapat dijual ketika harga naik dan dibeli pada saat harga turun.

Untuk bisa melihat kapan harga naik dan turun maka Anda bisa memperhatikan grafik. Jika menunjukkan warna merah maka menandakan bahwa saham tersebut sedang mengalami penurunan.

Namun, apabila harga sedang naik maka biasanya akan berwarna hijau. Cara ini bisa digunakan oleh pemula untuk mendapatkan keuntungan lebih mudah. Serta jangan lupa untuk membaca berita yang beredar di pasar sebab dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap perubahan saham di pasar.

Apabila terdapat permasalahan pada perusahaan sehingga membuat saham tersebut berpotensi besar untuk turun, ada baiknya jika Anda menjual saham tersebut sebelum nilainya rendah. Ini dilakukan untuk meminimalkan kerugian. Oleh karena itu, jika Anda ingin melakukan trading saham online terbaik maka dapat menggunakan cara ini.

Loading...