Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.387
-0.01%
Rp16.122
-0.01%
Rp18.290
-0.01%
Rp132
-0.02%
Rp9.961
+0.04%
Rp3.838
-0.11%
Rp2.085
-0.02%
Rp10.460
-0.01%
Rp10.706
-0.01%
Rp14.361
-0%
Rp9.428
-0.04%

7 Cara Aman Menggunakan Kartu Kredit

0 70

Anda memiliki kartu kredit? Harap berhati-hati dalam menggunakannya. Ada banyak kasus pembobolan akun credit card yang dialami oleh banyak penggunanya. Lalu, bagaimana cara aman menggunakan kartu kredit tersebut? Setidaknya terapkan 7 langkah ini!

Banyak peretas / pencuri kartu kredit berusaha keras untuk mendapatkan data para pengguna kartu. Sekedar informasi, di pasar gelap informasi kartu kredit bernilai dari 50 ribu hingga jutaan.

Terjadinya kasus pencurian atau peretasan akun credit card memang berpotensi terjadi pada siapa pun. Anda sebagai penggunanya wajib mengetahui bagaimana cara aman menggunakan kartu kredit tersebut.

Walaupun peretas berusaha keras mendapatkan data dari perusahaan yang menyimpan informasi nasabahnya, sangat sulit untuk membendungnya. Kita sebagai pengguna harus proaktif dalam meminimalkan terjadinya penggunaan kartu kredit yang tidak semestinya.

Bahkan, jika saat ini akun credit card Anda belum dibobol, maka ketujuh langkah cara aman menggunakan kartu kredit ini perlu Anda ketahui dan terapkan.

7 Cara Aman Menggunakan Kartu Kredit, meliputi:

#1 Gunakan Sandi yang Kuat dan Otentikasi Tingkat Lanjut

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah menggunakan PIN atau sandi yang tidak mudah ditebak. Memang, hal ini tidak dapat mencegah 100% pencurian data kartu Anda karena peretas akan memiliki banyak cara untuk mendapatkan data tersebut.

Minimal gunakan sandi atau PIN yang kuat dan ubah sesering mungkin. Jika Anda menggunakan sandi / PIN yang mudah diingat, maka mudah pula bagi pencuri untuk mendapatkannya.

Selain itu, manfaatkan langkah-langkah keamanan digital tingkat lanjut seperti mengaktifkan Otentikasi Dua-Faktor, yang biasanya memberikan kode sekali pakai melalui sms ke nomor telepon yang terdaftar.

Langkah ini akan memberikan lapisan perlindungan kedua yang membutuhkan perangkat ponsel pemilik, sebelum transaksi dinyatakan berhasil. Ada jenis otentikasi terbaru seperti FACE ID atau Touch ID pada perangkat.

Anda juga perlu mengamankan perangkat smartphone yang digunakan untuk menerima kode SMS otentikasi tersebut.

#2 Hati-Hati Terhadap Penipuan Phising

Walaupun pencuri data bisa memiliki nomor kartu kredit penggunanya, bukan berarti mereka juga dapat memiliki tiga atau empat nomor CVV dan tanggal kadaluarsa kartu tersebut.

Sebaiknya waspada terhadap potensi penipuan phising yang merupakan salah satu upaya dari pencuri kartu kredit mendapatkan informasi tersebut. Biasanya, pencuri melakukannya dengan mengirimkan email atau menelepon langsung pemilik kartu.

Jangan pernah memberikan informasi sensitif tersebut kepada siapa pun juga, termasuk kepada orang yang mengaku dari bank penerbit kartu. Apabila Anda mendapatkan panggilan telepon atau email mencurigakan, segera menghubungi pihak perbankan langsung dan pastikan panggilan tersebut sah.

#3 Bertransaksi di Merchant Kredibel dan Terpercaya

Memang banyak kemudahan yang ditawarkan kartu kredit bagi penggunanya, salah satunya adalah dapat bertransaksi dimana pun dan kapan pun. Akan tetapi, kemudahan tersebut banyak membuat penggunanya terlena dan kurang berhati-hati.

Seringkali, pengguna credit card bertransaksi dengan menggunakan kartunya di merchant-merchant yang kurang terpercaya, baik offline atau online.

Dengan melakukan transaksi di merchant yang kurang kredibel, potensi data kartu Anda dicuri sangat tinggi. Walaupun tak bisa dipungkiri, transaksi di merchant terpercaya pun tetap ada potensi data kartu bisa dicuri.

#4 Mendapatkan Kartu Pengganti

Jika Anda merasa data / informasi kartu kredit sudah dicuri, jangan pikir lama-lama. Segera hubungi perusahaan penerbit kartu, dapatkan kartu pengganti yang baru dan tutuplah kartu yang lama.

Dengan hanya menunggu saja, bukan tidak mungkin kartu kredit Anda digunakan oleh pencuri untuk melakukan transaksi.

#5 Selalu Periksa Akun Kredit Anda

Jangan pernah menunggu datangnya laporan kredit Anda tiap bulan, segera periksa hari ini. Lakukan pemeriksaan secara rutin, minimal 30 hari setelah kartu pengganti yang baru terbit.

Jika Anda menemukan transaksi yang mencurigakan di kartu lama, segera lakukan dispute terhadap transaksi tersebut.

#6 Bekukan Kredit Anda Sementara

Apabila informasi data Anda sudah dilanggar, segera hubungi pihak penerbit laporan kredit agar laporan kredit dibekukan sementara. Pembekuan tersebut tidak mengizinkan siapa pun untuk mengakses laporan kredit tanpa persetujuan Anda.

Anda juga bisa membekukan akun kredit secara proaktif, jika Anda merasa khawatir terhadap keamanan privasi Anda telah dilanggar. Akan tetapi, langkah ini dapat membuat rumit bagi Anda untuk mendapatkan segala jenis kredit di masa depan.

#7 Hindari Mendaftar Perlindungan Penipuan yang Mahal

Saat panik, bisa saja pemilik kartu tergoda untuk mengeluarkan biaya tambahan per tahun untuk layanan proteksi kartu atau pun asuransi.

Sebaiknya tak melakukan hal tersebut. Anda bisa secara proaktif mengamankan kartu kredit Anda dari potensi pencurian dengan menerapkan langkah-langkah sebelumnya.

Kesimpulan Cara Aman Menggunakan Kartu Kredit

Bagi Anda yang belum menjadi korban pencurian kartu, sebaiknya proaktif untuk membuat diri Anda tidak rentan terhadap pencurian data. Apabila sudah menjadi korban, jangan panik.

Memang butuh waktu untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pastinya, Anda tidak akan membayar biaya apapun untuk transaksi yang tidak dilakukan. Hubungi segera perusahaan penerbit kartu kredit Anda, informasikan tentang tagihan yang salah dan bersabar saat proses investigasi dilakukan.

Loading...
Sumber www.investopedia.com
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.