Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.093
-0.18%
Rp15.617
-0.2%
Rp18.249
-0.4%
Rp130
-0.21%
Rp9.587
+0.05%
Rp3.758
-0.17%
Rp2.005
-0.26%
Rp10.352
-0.13%
Rp10.618
-0.24%
Rp14.212
-0.31%
Rp9.049
-0.01%

Panduan Investasi Properti ini Cocok Bagi Pemula Agar Sukses

0 433

Tertarik untuk melakukan investasi properti? Eitss,,tunggu dulu. Jangan sembarangan dalam menginvestasikan dana Anda, terlebih kita masih pemula dalam bidang properti.

Banyak yang tertarik untuk investasi properti karena potensi keuntungan yang berlipat-lipat di masa mendatang.

Tetapi, perlu diingat, bahwa dalam berinvestasi di bidang properti haruslah memahami juga berbagai risiko yang akan dihadapi. Terkadang, ada masa-masa dimana pasar real estate / properti sedang mengalami masa stagnasi, sehingga keuntungan pun merosot tajam.

Oleh karena itu, diperlukan panduan yang mudah dipahami bagaimana kita sebagai seorang investor real estate melakukan strategi yang jitu dalam portofolio investasi kita.

Berikut ini sepuluh tips yang bermanfaat bagi Anda sebelum do action investasi properti.

1. Lakukan penelitian kurva

Konsep siklus pasar properti yang ada bukanlah mitos belaka. Itulah adalah fakta dan diterima secara umum bahwa didasarkan pada keterkaitan antara harga dengan pendapatan.

Periksa data harga historis baru-baru ini untuk properti di wilayah Anda tempat dimana ingin membeli properti dan coba tentukan keseluruhan harga pasar saat ini.

Apakah sedang mengalami kenaikan harga, apakah harga sedang jatuh atau atau harga sudah mencapai puncaknya. Anda perlu tahu di mana kurva dari siklus pasar properti di wilayah tempat Anda berinvestasi.

2. Lanjutkan dengan kurva tersebut

Aturan dasar dari investasi properti, investor properti profesional biasanya mencari properti di wilayah-wilayah terdekat / sekitar properti yang telah mencapai harga puncaknya.

Ini dilakukan untuk menunggu momentum besar naiknya nilai / harga properti di daerah-daerah tersebut sehingga dapat menghasilkan keuntungan besar.

3) Anda mengetahui pasar

Sebaiknya, Anda telah mengetahui dari awal sasaran pasar yang ingin dituju dalam investasi properti tersebut. Apakah Anda membeli sebuah properti untuk para eksekutif, golongan menengah ke atas, atau menengah ke bawah, dll.

Membeli properti kemudian direnovasi untuk dijual kembali kepada keluarga ataupun membeli properti untuk disewakan dalam jangka pendek, misalkan liburan.

Selalu pikirkan terlebih dahulu tentang pasar Anda sebelum melakukan pembelian. Tahu apa yang dicari dari properti dan pastikan Anda mengetahui apa yang akan ditawarkan kepada calon konsumen.

4) Pikirkan jauh ke depan

Selalu ikuti kabar terkini dari pasar properti dan dari hal tersebut Anda akan bisa melihat gambaran apa yang akan terjadi pada pasar properti di masa depan.

Akan ada banyak kesempatan dalam investasi properti, dimana ekonomi negara akan semakin kuat, sektor pariwisata Indonesia akan terus berkembang sehingga akan mendorong permintaan terhadap properti yang lebih tinggi.

Video cara investasi properti:

https://youtu.be/_X-wVDC0wR8

5) Tentukan dengan baik anggaran investasi properti Anda

Dengan menetapkan sendiri anggaran yang realistis akan memungkinkan Anda untuk membeli apa yang Anda cari dan keuntungan dari pembelian yang baik melalui capital gain atau hasil sewa.

6) Biaya Masuk

Anda harus menyiapkan segala biaya masuk dalam investasi properti seperti biaya penelitian, biaya pengurusan surat-surat dan semua biaya yang akan dikenakan saat membeli properti.

Setiap wilayah / daerah tentu memiliki biaya yang berbeda-beda. Anda harus meriset terlebih dahulu di tempat / wilayah Anda akan berinvestasi sebelum melakukan pembelian.

Ini dilakukan agar Anda tidak terjebak dengan biaya-biaya “siluman” yang tak diinginkan sehingga akan mengurangi potensi keuntungan yang akan dihasilkan.

7) Ketahui segala potensi untuk pertumbuhan modal

Cari tahu segala faktor yang mengarah kepada potensi profit dalam investasi properti Anda. Misalkan indikator ekonomi sebuah daerah sangat menentukan tren properti akan turun atau naik.

Jika tren sedang naik, maka permintaan pun akan bertambah, dan Anda bisa menjual / menyewakan properti tersebut dengan lebih baik.

Pikirkan tentang apa yang ingin dicapai dari investasi properti dan kemudian teliti / cari tahu apakah harapan tersebut realistis atau tidak.

8) Mengetahui segala biaya keluar

Anda harus mengetahui seberapa besar pajak yang akan dikenakan dari capital gain saat menjual properti tersebut. Apakah justru akan menguntungkan atau malah profitless.

9) Berapa besar profit margin yang dicapai

Apakah tingkat pertumbuhan modal yang dicapai benar-benar realistis sehingga investasi properti Anda memang berkembang? Berapa banyak pendapatan dari sewa yang bisa dihasilkan?

Bekerjalah dengan fakta-fakta tersebut dan cek kembali anggaran awal yang telah ditentukan, apakah menghasilkan margin keuntungan atau tidak.

Setiap saat, Anda harus menjaga gambar yang lebih besar dalam pikiran untuk memastikan bahwa investasi properti Anda memiliki potensi yang baik dalam hal keuntungan.

Panduan dalam investasi properti
Panduan dalam investasi properti

10) Pikirkan jangka panjang

Kecuali jika Anda membeli properti memang berniat untuk dijual kembali dalam tempo cepat, maka Anda harus melihat investasi properti sebagai investasi jangka panjang.

Properti merupakan aset yang lambat likuiditasnya. Kas tidak mudah dengan cepat dihasilkan dalam investasi properti.

Ambil pendekatan jangka panjang untuk portofolio properti Anda dan berikan waktu bagi aset ini untuk meningkatkan nilai sebelum menghasilkan uang dari keuntungan.

Loading...