Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Bitcoin (BTC)
Rp51.049.000
+2.1%
Ethereum (ETH)
Rp1.335.442
0%
Litecoin (LTC)
Rp365.154
DigitalCash (DASH)
Rp974.015
Monero (XMR)
Rp648.833
Nxt (NXT)
Rp412
Ethereum Classic (ETC)
Rp57.073
Dogecoin (DOGE)
Rp31
ZCash (ZEC)
Rp823.420
Bitshares (BTS)
Rp551
DigiByte (DGB)
Rp131
Ripple (XRP)
Rp4.529
0%
BitcoinDark (BTCD)
Rp128.237
PeerCoin (PPC)
Rp8.066
CraigsCoin (CRAIG)
Rp10

10 Tips untuk Mencapai Keamanan Finansial

0 176

Bila sudah waktunya bagi Anda untuk pensiun, apakah Anda aman secara finansial? Hampir semua penelitian yang dilakukan pada beberapa orang selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kebanyakan individu tidak dapat menunjukkan kesiapan keuangan untuk masa pensiun mereka. Bagaimana mencapai keamanan finansial di masa pensiun? Ini tipsnya!

Hasil penelitian tersebut menunjukkan fakta bahwa menabung untuk pensiun adalah proses yang menantang dan memerlukan perencanaan serta tindak lanjut yang cermat.

Melalui artikel ini, kami jabarkan beberapa tips bermanfaat yang akan membantu Anda dalam perjalanan menuju keamanan finansial di masa pensiun.

1. Mulailah sesegera mungkin

Sangat jelas bahwa lebih baik Anda mulai menabung sejak usia dini, tetapi tidak ada yang terlambat untuk memulai. Bahkan, jika Anda sudah dekat dengan masa pensiun Anda – karena setiap rupiah yang disimpan membantu menutupi pengeluaran Anda.

Jika Anda dapat menabung sekitar 2 juta setiap bulannya selama 40 tahun dengan tingkat bunga 5%, Anda akan menghemat lebih dari individu yang menghemat pada tingkat yang sama selama 10 tahun.

Namun, jumlah yang disimpan dalam periode yang lebih pendek dapat membantu menutupi biaya pengeluaran selama masa pensiun. Selain itu, ingatlah bahwa area perencanaan keuangan lainnya, seperti alokasi aset, akan menjadi semakin penting saat Anda mendekati masa pensiun.

Ini karena toleransi risiko Anda pada umumnya menurun seiring jumlah tahun di mana Anda dapat memulihkan kerugian yang ada.

2. Perlakukan Tabungan Anda sebagai Biaya

Menabung secara teratur bisa menjadi tantangan, terutama saat Anda mempertimbangkan banyak biaya rutin yang harus dihadapi. Belum lagi barang konsumen yang menggoda membuat kita tergiur untuk menghabiskan uang.

Anda dapat menjaga jumlah uang yang ingin ditambahkan ke sarang telur (simpanan / investasi) dari godaan ini dengan merawat tabungan pensiun Anda sebagai biaya rutin, seperti membayar sewa, cicilan rumah atau pinjaman mobil.

Ini akan jauh lebih mudah jika jumlah tersebut didebet dari gaji Anda oleh perusahaan tempat bekerja. (Catatan: Jika jumlah tersebut dikurangkan dari gaji Anda dengan basis sebelum pajak, ada baiknya mengurangi jumlah pajak penghasilan yang terutang pada gaji Anda.)

Sebagai alternatif, Anda mungkin memiliki gaji yang langsung disetorkan ke rekening giro atau tabungan, dan memiliki jumlah tabungan yang ditunjuk yang dijadwalkan untuk debit otomatis dikreditkan ke rekening tabungan pada hari yang sama saat gaji diterima.

3. Simpan sebanyak mungkin pada portofolio yang dapat mengurangi pajak

Pajak menjadi salah satu hal yang dapat mengurangi simpanan Anda di masa depan. Jika Anda mendapatkan penghasilan (setelah dikurangi pajak penghasilan, tentunya) segera masukkan ke dalam portofolio yang dapat mengurangi pajak Anda. Misalkan, Anda dapat merencanakan berinvestasi di bisnis atau properti.

4. Diversifikasi Portofolio Anda

Pepatah lama yang mengatakan bahwa kita tidak boleh memasukkan semua telur kita ke dalam satu keranjang berlaku untuk aset pensiun. Menempatkan semua tabungan Anda ke dalam satu bentuk investasi meningkatkan risiko kehilangan semua investasi Anda, dan ini dapat membatasi laba atas investasi (ROI) Anda.

Dengan demikian, alokasi aset merupakan bagian penting dalam mengelola aset pensiun Anda. Alokasi aset yang tepat mempertimbangkan faktor-faktor berikut ini:

  • Usia Anda: Hal ini biasanya tercermin dalam agresivitas portofolio Anda, yang kemungkinan akan mengambil lebih banyak risiko saat Anda muda, dan semakin sedikit risiko saat mendekati usia pensiun.
  • Toleransi risiko Anda: Ini membantu memastikan bahwa, jika terjadi kerugian, hal itu terjadi pada saat kerugian masih dapat ditoleransi.
  • Apakah Anda perlu memiliki aset yang bertumbuh atau menghasilkan pendapatan.

5. Pertimbangkan Semua Potensi Biaya yang Akan Muncul di Masa Depan dalam Rencana Keuangan

Saat merencanakan pensiun, sebagian dari kita membuat kesalahan dengan tidak mempertimbangkan pengeluaran untuk biaya medis dan gigi, perawatan jangka panjang dan pajak penghasilan.

Saat menentukan berapa banyak yang perlu dihemat untuk pensiun, buat daftar semua biaya yang mungkin akan muncul selama masa pensiun. Ini akan membantu Anda membuat proyeksi yang realistis dan merencanakannya dengan tepat.

6. Membuat Anggaran

Tips mencapai keamanan finansial selanjutnya adalah membuat anggaran finansial. Menyimpan banyak uang sangat bagus, tapi manfaatnya terkikis atau bahkan menjadi percuma jika itu berarti Anda harus menggunakan pinjaman berbunga tinggi untuk membayar biaya hidup Anda.

Oleh karena itu, mempersiapkan dan bekerja sesuai anggaran sangat penting untuk keamanan finansial Anda di masa depan. Tabungan pensiun Anda harus dihitung di antara biaya berulang yang harus dianggarkan untuk memastikan bahwa penghasilan sekali pakai Anda dihitung secara akurat.

7. Secara berkala menilai kembali portofolio Anda

Seiring Anda mendekati masa pensiun dan kebutuhan finansial, biaya dan perubahan toleransi risiko Anda, alokasi aset strategis harus dilakukan pada portofolio Anda untuk memungkinkan penyesuaian yang diperlukan. Ini akan membantu Anda memastikan bahwa perencanaan pensiun Anda tepat sasaran.

8. Menilai Ulang Biaya dan Melakukan Perubahan Jika Memungkinkan

Jika tanggung jawab atas gaya hidup, pendapatan atau fiskal berubah, mungkin ada baiknya Anda menilai ulang profil keuangan dan membuat penyesuaian jika memungkinkan. Sehingga mengubah jumlah yang Anda tambahkan ke sarang dana pensiun Anda.

Misalnya, Anda mungkin telah selesai melunasi cicilan rumah atau pinjaman untuk mobil, atau jumlah individu yang menjadi tanggung jawab finansial Anda mungkin telah berubah. Mengkaji kembali pendapatan, pengeluaran dan kewajiban finansial akan membantu menentukan apakah Anda perlu menambah atau mengurangi jumlah yang disimpan secara reguler.

9. Pertimbangkan pasangan Anda

Jika Anda sudah menikah, pertimbangkan apakah pasangan Anda juga menabung dan apakah biaya tertentu dapat dibagi selama masa pensiun.

Jika pasangan belum menabung, Anda perlu menentukan apakah tabungan pensiun Anda tidak hanya mencakup pengeluaran Anda, tapi juga dari pasangan.

10. Bekerjasama dengan Perencana Keuangan Berpengalaman

Kecuali Anda berpengalaman dalam bidang perencanaan keuangan dan manajemen portofolio, libatkan jasa perencana keuangan yang berpengalaman dan berkualitas. Memilih orang yang tepat untuk Anda akan menjadi salah satu keputusan terpenting yang dibuat.

=============

Apa yang telah dibahas diatas hanyalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan rencana pensiun untuk mencapai keamanan finansial dan menentukan apakah Anda menikmati masa pensiun yang aman secara finansial.

Perencana keuangan akan membantu Anda menentukan apakah harus mempertimbangkan faktor lain. Seperti yang disebutkan sebelumnya, memulai lebih dini pasti akan membuat tugas lebih mudah, tapi belum terlambat untuk menerapkan beberapa praktik ini, bahkan jika Anda sudah pensiun.

Artikel Terjemahan dari 10 Tips for Achieving Financial Security karya Denise Appleby

Loading...

Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Klik "Terima" untuk menyetujui kebijakan ini. Terima Baca Detail