Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.046
+0.19%
Rp15.517
-0.23%
Rp18.125
-0.29%
Rp129
+0.25%
Rp9.556
-0.21%
Rp3.745
+0.19%
Rp2.004
+0.03%
Rp10.321
+0.03%
Rp10.612
-0.01%
Rp14.191
+0.26%
Rp8.986
-0.15%

Hal Dasar yang Harus Diketahui dari Jual Beli Saham Perusahaan

0 156

Tidak semua orang akan tertarik ketika mendengar kata investasi. Investasi dianggap masih tidak banyak diketahui sebagai usaha dalam mengembangkan keuangan untuk mendapatkan keuntungan dalam sebuah bisnis, misalnya jual beli saham perusahaan.

Kebanyakan beranggapan bahwa investasi hanya bisa dilakukan oleh beberapa orang saja yang sudah ahli seperti konglomerat yang mempunyai banyak sekali uang untuk diputarkan sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih besar lagi.

Padahal investasi merupakan kegiatan sederhana yang dapat dilakukan oleh siapapun tanpa menggunakan dana yang besar. Apalagi saat ini telah ada kebijakan dalam bursa saham khusus bagi para investor pemula yang mudah dengan penurunan 500 lembar menjadi 100 lembar saham untuk jumlah per 1 slot. Sehingga untuk memulainya pun tidak akan sulit dengan jual beli saham perusahaan minimal 1 slot.

Pengertian investasi saham

Investasi adalah suatu kegiatan menanam dana atau modal pada wujud yang dapat dilihat atau tidak. Investasi bermaksud untuk mendukung dan mendanai keperluan berjalannya ekonomi agar memberikan keuntungan bagi pemegang saham modal. Arti sebuah investasi sebenarnya lebih mudah dipahami pada setiap jenis jual beli saham perusahaan.

Jenis investasi saham

Investasi saham terdiri dari dua jenis yaitu saham biasa dan saham preferen. Untuk saham biasa karakternya adalah hak suara pemegang saham mempunyai hak untuk menentukan dewan komisaris, hak diberikan dahulu dibanding saham preferen jika ada saham baru, dan perseroan yang terbatas.

Sedangkan karakteristik dari saham preferen adalah terdiri dari tingkatan karakteristik yang berbeda-beda, mempunyai prioritas yang lebih tinggi untuk pembagian dividen, dan bisa ditukar menjadi saham yang biasa.

Saham preferen mempunyai keuntungan yang lain yaitu dapat mengakumulasikan dividen sehingga jika ada pemegang saham preferen dalam periode pertama belum mendapat keuntungan. Maka, saat periode selanjutnya pemegang saham preferen tersebut akan memperoleh keuntungan saat periode bersangkutan dan juga periode sebelumnya. (Baca Juga: Ulasan Lengkap Saham Biasa vs Saham Preferen)

Sedangkan berdasarkan kinerja perdagangan, saham terdiri dari beberapa jenis yaitu:

  1. Blue chip stocks adalah bentuk saham biasa dan memiliki reputasi yang tinggi dalam industri.
  2. Income stocks adalah saham emiten dan mempunyai kemampuan untuk membayar dividen lebih tinggi diatas rata-rata.
  3. Growth stocks adalah kumpulan dari saham yang terkenal dan kurang terkenal.
  4. Speculative stocks adalah saham dengan penghasilan konsisten dan memungkinkan mendatangkan penghasilan yang tinggi di masa depan.
  5. Cyclical stocks adalah saham yang tidak dapat dipengaruhi oleh berbagai situasi dan kondisi seperti ekonomi makro.
  6. Emerging growth stocks adalah saham yang terbit dari perusahaan relatif kecil dan stabil. Namun tidak menguntungkan pada situasi ekonomi.  
  7. Emerging growth stocks adalah saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang telah tercatat kecil dan stabil. Meskipun situasi ekonomi sedang tidak menguntungkan.
  8. Defensive stocks adalah saham yang bisa berada dalam kondisi stabil dalam suatu periode yang tidak pasti.

Keuntungan jual beli saham perusahaan

Perusahaan dapat berdiri karena memiliki modal yang besar. Para pemilik perusahaan tidak hanya menggunakan keuangannya sendiri untuk membangun dan menjalankan perusahaan.

Semakin berkembang kebutuhan perusahaan juga akan semakin meningkat misalnya memproduksi barang atau jasa secara masa atau lebih banyak sehingga mudah diterima konsumen, pasaran, dan pastinya mendatangkan keuntungan yang lebih besar.

Nominal modal perusahaan memang tidak bisa dianggap sedikit. Oleh karena itu, sebuah perusahaan membutuhkan tambahan dana dengan membuka kesempatan bagi para pemilik modal yang ingin dananya bertambah dan melindungi dananya dari kejadian inflasi atau penurunan nilai tukar mata uang.

Sebagai balasan pada para pemilik modal atau disebut dengan investor, maka perusahaan akan memberikan atau membagikan keuntungannya berdasarkan besarnya persentase pemilik modal yang telah dibuat dan disetujui bersama sebelumnya.

Keuntungan jual beli saham perusahaan tidak selalu dalam bentuk uang tunai. Terdapat beberapa perusahaan yang mempunyai peraturan dalam membagikan keuntungan bagi para pemegang modal saham. Bisa dalam bentuk pemberian lembar saham yang baru dan membuat lembar saham investor semakin bertambah.

Hal tersebut dipilih karena tidak semua pemilik modal saham menginginkan keuntungan tunai, karena jika keuntungan yang didapat besar maka akan dikenai pajak yang jumlahnya juga tidak sedikit. Maka, para investor lebih memilih untuk mengamankan dananya sampai dibutuhkan dalam bentuk yang sesungguhnya atau tunai.

Anda akan banyak menemukan banyak jenis investasi. Lalu apa sajakah keuntungan yang dimiliki investasi saham atau jual beli saham? Padahal jenis investasi yang lain juga sama-sama menonjolkan kelebihannya. Berikut ulasannya:

Keuntungan Dividen

Dividen merupakan sebuah keuntungan perusahaan yang diperoleh dan dibagikan pada para pemilik saham. Semua keuntungannya akan dibagikan namun ada juga yang ditahan untuk digunakan atau ditanam kembali sebagai biaya operasional selanjutnya.

Besarnya pembagian dividen ditentukan saat rapat umum pemegang saham.

Keuntungan Capital Gain

Capital gain adalah hasil dari jual beli saham perusahaan berupa suatu kelebihan nilai jual pada nilai beli saham. Jenis keuntungan capital gain akan ditetapkan langsung oleh perusahaan yang tidak membagikan keuntungan perusahaan dalam bentuk deviden bagi para pemegang saham.

Pengetahuan tentang investasi dan jual beli saham perusahaan akan menjadi modal untuk dapat mengembangkan keadaan keuangan Anda. Anda secara sendiri bisa menganalisa langsung tentang keuntungan, keamanan, dan resiko dana yang akan diinvestasikan atau ditanam.

Pilihlah jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan keadaan keuangan Anda. Selain investasi saham ada juga deposito, reksadana, emas, properti, dan lain sebagainya.

Loading...