Bisnis Investasi Emas Secara Fisik atau Non Fisik, Pilih Mana?

bisnis investasi emas fisik atau non fisik

Emas sampai saat ini tetap menjadi primadona investasi bagi sebagian besar orang. Ini karena dengan melakukan bisnis investasi emas, ada keunggulan tersendiri yaitu nilai yang cenderung stabil dan tidak terpengaruh oleh inflasi.

Bisnis investasi emas seringkali dilakukan oleh banyak investor pada saat inflasi tinggi, dan harganya justru naik berkali-kali lipat dari sebelum inflasi. Sehingga, banyak yang beranggapan dengan bisnis investasi emas merupakan pilihan yang tepat terkhusus bagi pemula.

Bagi pemula, terkadang masih merasa bingung ketika harus memilih investasi emas seperti apa yang cocok untuk dirinya. Ini karena ada banyak pilihan dalam bisnis investasi emas yang bisa dilakukan.

Bagi Anda yang masih bingung, panduan sederhana berikut ini akan membantu memberikan masukan jenis bisnis investasi emas seperti apa yang paling sesuai dengan diri Anda.

Secara garis besar, kita dapat membedakan 2 jenis bisnis investasi emas ini, yaitu secara fisik dan non-fisik.

Kita mulai dengan investasi emas secara fisik. Seperti apa saja bentuk investasi emas secara fisik ini?

Beberapa diantara pilihan investasi emas secara fisik yang bisa dipilih, yaitu:

1. Berinvestasi emas perhiasan

Siapapun juga dapat memulai berbisnis / berinvestasi emas dengan mudah yaitu dengan membeli emas perhiasan, di toko-toko emas dekat rumah Anda.

Perhiasan emas ini dapat dikenakan di acara tertentu, atau jika ingin berinvestasi maka bisa disimpan. Perhiasan emas dapat dibeli yang paling minimal dengan satuan gram.

Jika ingin dijadikan sebagai investasi jangka panjang, disarankan untuk membeli emas perhiasan dengan emas murni 24 karat. Keuntungan akan jauh lebih tinggi dengan murni 24 karat dibandingkan dengan di bawah tersebut.

Jika digunakan untuk investasi jangka pendek, perhiasan emas ini kurang menguntungkan karena toko emas biasanya hanya akan membayar harga emasnya saja, minus biaya pembuatan perhiasan.

Sehingga, emas perhiasan akan lebih terasa imbal hasilnya jika diinvestasikan untuk jangka waktu bertahun-tahun, dari 3-10 tahun ke depan. Untuk tips berinvestasi emas perhiasan, bisa dicek disini.

2. Berinvestasi di emas batangan

Bentuk investasi lain dari emas secara fisik adalah dengan melakukan bisnis investasi emas batangan. Berinvestasi di emas batangan salah satu keunggulannya adalah lebih mudah untuk dijual karena tidak lagi membayar ongkos pembuatan.

Disarankan bagi Anda yang ingin berinvestasi emas batangan untuk jangka panjang, tidak menyimpannya di dalam rumah, tetapi dengan menggunakan fasilitas deposit box di berbagai bank dengan tarif yang telah ditentukan.

Ini dilakukan demi keamanan investasi emas batangan Anda dari tindakan kriminal berupa pencurian. Jika ingin berinvestasi / membeli emas batangan, bisa dicek disini.

3. Berinvestasi koin emas

Bentuk fisik lainnya dari investasi emas adalah koin emas. Bagi Anda investor dengan dana pas-pasan, maka bisa berinvestasi dalam bentuk koin emas ini.

Bagaimana cara membeli koin emas? Mudah saja.

Anda bisnis membeli koin emas di toko emas, unit pengolahan & pemurnian logam, atau lebih mudah datang saja ke Perum Pegadaian. Kami lebih merekomendasikan membeli koin emas di Pegadaian.

4. Dinar Emas

Ingin berinvestasi emas dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah? Maka, berinvestasi di dinar emas secara fisik tentu opsi yang direkomendasikan.

Anda bisa tetap berinvestasi emas dengan tidak mengabaikan nilai-nilai dalam Islam yang mengatur hal tersebut. Informasi lebih rinci bisa dicek disini.

Investasi emas non-fisik juga bisa menjadi alternatif pilihan bagi Anda selain keempat investasi emas dalam bentuk fisik di atas.

Apa saja bentuk investasi emas non-fisik yang bisa dilakukan? Beberapa diantaranya:

1. Berinvestasi emas gadai

Jika Anda memiliki emas perhiasan, logam mulia, atau emas batangan, maka bisa diinvestasikan untuk mendapatkan modal usaha dengan cara digadaikan ke Pegadaian.

Jika usaha dijalankan mendapatkan hasil yang bagus, Anda bisa menebus emas gadai tersebut. Setiap bulan dikenakan pembayaran cicilan yang disesuaikan dengan nilai pinjaman.

2. Investasi emas komoditas (future gold)

Salah satu opsi yang bisa dijalankan jika ingin bisnis investasi emas non-fisik adalah dengan jual beli emas sebagai komoditas di bursa perdagangan saham (berjangka).

Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan dunia saham, tentu sangat mengenal hal ini. Bagi Anda yang masih pemula, bisa mempelajarinya disini.

Secara sederhana, keuntungan yang didapatkan dari investasi emas komoditas ini berasal dari selisih harga beli dan jual emas. Selain di bursa saham, Anda juga bisa berinvestasi emas komoditas ini di bursa forex.

3. Sertifikat emas

Bukti kepemilikan atas sejumlah emas yang tersimpan di bank yaitu sertifikat emas juga bisa dijadikan investasi. Akan jauh lebih aman daripada menyimpan emas di safe deposit box dan tentu tak membayar ongkos penyimpanan.

Dan, sertifikat emas ini bisa diuangkan kapanpun jika kita sedang membutuhkan uang tunai dengan segera.

Itulah beberapa bentuk bisnis investasi emas baik secara fisik maupun non-fisik. Pilihlah bentuk investasi yang paling sesuai, mudah, dan menguntungkan bagi Anda.

Akan jauh lebih baik jika melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada perencana investasi atau penasehat keuangan Anda agar mendapatkan masukan yang lebih baik.

So, mana pilihan yang Anda pilih dalam bisnis investasi emas kali ini?

Komentar Facebook
Loading...

TINGGALKAN BALASAN

Berikan komentar Anda!
Masukkan nama Anda

17 − sepuluh =