Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.105
-0%
Rp15.537
+0.04%
Rp17.590
+0.01%
Rp131
0%
Rp9.548
0%
Rp3.759
0%
Rp1.989
0%
Rp10.248
-0.03%
Rp10.637
-0.02%
Rp14.231
+0.01%
Rp8.827
0%

Investasi Reksadana Sebagai Alternatif Portofolio Anda

0 593

Banyak orang mengatakan bahwa investasi adalah sebuah permainan uang dengan aturan dasar, risiko tinggi mendapatkan imbal hasil tinggi sedangkan risiko rendah return juga rendah. Investasi reksadana termasuk dimanakah?

Anda mungkin ingin berinvestasi dalam portofolio investasi yang mampu memberikan imbal hasil yang bagus. Dan biasanya banyak orang lebih cenderung memilih saham sebagai pilihan yang utama dalam mencari hasil yang tinggi.

Atau, opsi lain selain saham adalah pasar forex yang juga menghasilkan return yang tinggi. Tetapi, memang banyak juga yang menghindari kedua pasar tersebut karena menyadari bahwa investasi di saham atau forex berpotensi kehilangan uang yang lebih besar.

Ini juga terkait aturan mendasar tadi bahwa risiko tinggi, return juga tinggi sedangkan risiko rendah akan berpasangan dengan hasil yang rendah.

Dan mungkin saja bahwa investasi forex atau saham tidak sesuai dengan profil risiko Anda. Jika Anda mungkin sedang mencari alternatif investasi yang bisa memberikan imbal hasil yang relatif bagus, tetapi risiko jauh lebih rendah dari saham, investasi reksadana bisa jadi pilihan.

Jika Anda dikategorikan dalam kelompok profil risiko seperti ini, maka investasi reksadana bisa jadi merupakan area permainan Anda.

Mengapa investasi reksadana merupakan opsi alternatif yang jauh lebih baik dibandingkan yang lain? Setidaknya karena didasarkan beberapa argumen berikut ini.

Investasi Reksadana adalah Investasi yang Berbagi Risiko

Investasi reksadana hanyalah sebuah media keuangan yang memberikan peluang bagi sekelompok investor untuk mengumpulkan uang mereka bersama-sama dengan tujuan investasi yang telah ditentukan.

Uang akan dikumpulkan dan dikelola oleh Manajer Investasi (Fund Manager). Manajer investasi ini adalah orang yang memiliki keahlian yang mumpuni dalam berbagai pasar, seperti saham, obligasi, uang, dan lain-lain.

Manajer investasi yang nantinya bertanggungjawab untuk menginvestasikan uang yang telah terkumpul bersama-sama ke dalam sekuritas tertentu, biasanya saham dan obligasi.

Ketika Anda membeli / berinvestasi di reksadana, maka Anda menjadi salah satu bagian (pemegang saham) di dana tersebut.

Semua keuntungan dan kerugian akan dibagikan secara adil diantara pemegang saham dana tersebut. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa reksadana adalah investasi yang berbagi risiko.

Coba bandingkan dengan obligasi dan saham, reksadana adalah salah satu jenis portofolio investasi yang mudah dan efektif secara biaya.

Anda pun tidak dituntut harus ahli ketika ingin investasi reksadana karena manajer investasi akan mengurus itu semua. Berbeda ketika Anda berinvestasi di saham, forex, atau obligasi.

Kepala Anda tidak perlu berpusing-pusing mencari tahu mana sekuritas yang bagus untuk dibeli, karena sudah ada ahlinya, yaitu manajer pengelola dana yang membuat keputusan untuk Anda.

Selain itu, untuk melakukan investasi reksadana tidak dibutuhkan banyak uang untuk memulainya. Anda yang putuskan berapa jumlah uang yang direncanakan untuk berinvestasi dalam reksadana.

Beberapa produk reksadana pun menawarkan investasi dari hanya 100 ribu rupiah per bulan. Ini merupakan bagian terbaik dalam efektivitas biaya investasi.

Dengan mengumpulkan uang bersama-sama di dalam reksadana, investor dapat membeli saham atau obligasi dengan biaya transaksi yang jauh lebih rendah.

Diversifikasi akan Turunkan Risiko

Keuntungan lainnya yang didapatkan jika melakukan investasi reksadana dibandingkan ke saham, forex, atau obligasi adalah diversifikasi.

Banyak ahli investasi selalu menyarankan para investor, bahwa jika ingin melakukan investasi uang, jangan pernah sekalipun menempatkan semua telur dalam satu keranjang yang sama.

Jika keranjang jatuh, semua telur akan pecah. Itupun yang akan terjadi pada uang Anda jika menempatkan pada satu jenis investasi saja, misalkan saham.

Jika saham sedang negatif, Anda akan kehilangan uang Anda. Sama juga dengan forex. Inilah manfaat dari diversifikasi itu sendiri, menyebarkan risiko ke berbagai jenis investasi. Jika salah satu investasi turun, mungkin yang lain sedang di atas tren naik.

Investasi reksadana sebagai alternatif investasi yang terbaik.
Investasi reksadana sebagai alternatif investasi yang terbaik.

Oleh karena itu, diversifikasi investasi menjadi penting dan akan mengurangi risiko investasi Anda.

Pastinya, diversifikasi investasi bisa dilakukan dengan membeli beberapa jenis saham dan obligasi, tidak hanya satu.

Tetapi mungkin dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk dapat membeli semua investasi tersebut. Sebaliknya, jika Anda melakukan investasi reksadana, maka secara otomatis reksadana akan melakukan diversifikasi investasi Anda di berbagai saham dan obligasi.

Apa yang bisa disimpulkan dari hal tersebut di atas?

Reksadana merupakan portofolio investasi berbagi risiko yang menawarkan investasi medium ke saham dengan penghasilan tinggi serta pasar obligasi, maupun pasar uang.

Reksadana secara otomatis akan mendiversifikasi investasi untuk mengurangi risiko Anda. Oleh karena itu, reksadana bisa menjadi alternatif terbaik dari portofolio investasi yang memberikan imbal hasil lebih tinggi dengan risiko yang jauh lebih rendah.

Loading...
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.