Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.124
-0.08%
Rp16.196
-0.05%
Rp18.144
-0.03%
Rp131
-0.51%
Rp10.157
+0.26%
Rp3.767
-0.12%
Rp2.087
-0.02%
Rp10.432
-0.02%
Rp10.637
+0.01%
Rp14.386
-0.32%
Rp9.629
+0.01%

Dompet Digital itu Apa? Ini Uraiannya

0 20

Di era digital saat ini, kebutuhan transaksi keuangan yang cepat merupakan keharusan. Kehadiran dompet digital salah satunya menjawab tantangan tersebut. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan digital wallet tersebut? Simak penjelasannya berikut.

Definisi Dompet Digital

Digital wallet adalah sistem yang secara aman menyimpan informasi pembayaran dan detail pengguna untuk berbagai metode pembayaran dan website. Melalui digital wallet ini, pengguna bisa melakukan transaksi pembelian dengan mudah dan cepat melalui teknologi komunikasi jarak dekat.

Dompet digital dapat digunakan secara bersama-sama dengan sistem pembayaran mobile. Ini memungkinkan bagi pelanggan membayar pembelian dengan smartphone. Digital wallet juga bisa digunakan untuk menyimpan informasi kupon digital dan kartu loyalitas.

Digital wallet juga dikenal sebagai e-wallet atau dompet elektronik.

Penjelasan Lanjut tentang Dompet Digital

Kehadiran digital wallet ini sebagian besar menggantikan kebutuhan untuk membawa dompet fisik. Dompet yang bisa menyimpan semua informasi pembayaran pengguna secara aman dan praktis.

Di sisi lain, penggunaan dompet digital juga merupakan keuntungan potensial bagi perusahaan dalam rangka mengumpulkan data konsumen. Semakin banyak perusahaan mengetahui tentang kebiasaan pembelian konsumennya, semakin efektif perusahaan dalam memasarkan kepada pelanggannya.

Sebaliknya, pada sisi konsumen terdapat kerugian, yaitu potensi hilangnya privasi jika disalahgunakan.

Dengan adanya digital wallet ini, memungkinkan bagi negara-negara berkembang untuk dapat berpartisipasi lebih besar ke dalam sistem keuangan global.

Digital wallet memberikan peluang bagi penggunanya untuk menerima pembayaran dari layanan yang diberikan, menerima dana atau mengirimkan uang dari teman / keluarga ke negara lain.

Dompet digital tidak memerlukan rekening bank dengan cabang fisik, sehingga memungkinkan orang-orang di daerah pedesaan untuk terhubung.

Contoh Penggunaan Dompet Digital

Ada banyak perusahaan yang sudah menawarkan digital wallet sebagai layanan utamanya. Sebut saja OVO, Go-Pay dan Dana, tiga pemain besar dalam industri ini yang hadir di Indonesia.

Pada skala global, ada beberapa perusahaan dompet digital teratas pada tahun 2016 seperti Alipay, Android Pay, AlliedWallet, Adyel, Due. Tiga pemain terbesar tetap dipegang Amazon, Google, dan Paypal.

Sebagai salah satu contoh, layanan Google Wallet memungkinkan penggunanya untuk “menyimpan” uang tunai di ponsel mereka. Pelanggan dapat membelanjakan uang tunai ini baik di dalam toko, maupun online di bisnis yang menerima pembayaran Google.

Seperti disebutkan di atas, digital wallet ini didukung oleh teknologi NFC (kemampuan yang memungkinkan dua perangkat smartphone untuk berkomunikasi jika mereka dalam jarak dekat). Jika suatu bisnis saat ini tidak menerima sistem pembayaran Google, maka Google baru-baru ini juga mengembangkan Kartu Dompet fisik. Pada dasarnya, kartu debit yang terhubung dengan Bank of Google.

Pada Januari 2018, Google mengumumkan bahwa mereka akan menggabungkan dua aliran pembayaran penting (Android Pay dan Google Wallet) menjadi satu layanan tunggal yang disebut Google Pay.

Dengan Google Pay, pengguna dapat menyimpan informasi pembayaran mereka di akun Google-nya dan melakukan pembelian di mana pun produk Google hadir (misalkan Chrome Android, Youtube, dan gerai ritel dengan opsi pembayaran NFC).

Loading...

Sumber www.investopedia.com
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Klik "Terima" untuk menyetujui kebijakan ini. Terima Baca Detail