Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.124
-0.08%
Rp16.196
-0.05%
Rp18.144
-0.03%
Rp131
-0.51%
Rp10.157
+0.26%
Rp3.767
-0.12%
Rp2.087
-0.02%
Rp10.432
-0.02%
Rp10.637
+0.01%
Rp14.386
-0.32%
Rp9.629
+0.01%

5 Tips Membeli Saham di Waktu yang Tepat

0 71

Menemukan saham untuk dibeli bagi investor adalah salah satu aktivitas yang paling menyenangkan dan bermanfaat. Hal ini juga bisa sangat menguntungkan, asalkan Anda membeli saham yang harganya naik nantinya. Berikut ini beberapa tips membeli saham di waktu yang tepat.

Anda harus dapat mengidentifikasi dengan baik kapan harus membeli saham sehingga memiliki peluang bagus untuk menghasilkan uang dari saham-saham tersebut. Untuk itulah, diperlukan kecermatan dan panduan dalam menentukan kapan waktu yang tepat untuk membelinya.

Berikut ini 5 tips membeli saham di waktu yang tepat.

1. Saat Saham Sedang Sale

Ketika berbelanja, seorang konsumen selalu mencari deal yang terbaik. Beberapa momennya seperti Black Friday, Cyber Monday, akhir tahun, yang seringkali ditawarkan diskon besar-besaran.

Ini terkadang juga terjadi pada penjualan saham. Pada momen-momen tertentu, terjadi sale pada saham. Akan tetapi, untuk beberapa alasan, investor terkadang tidak terlalu bersemangat ketika saham mulai sale.

Di pasar saham, mentalitas mengikuti kawanan mengambil alih dan investor cenderung untuk menghindari saham saat berada di harga rendah.

Pada awal tahun 2008 dan 2009, misalnya, merupakan periode pesimisme yang berlebihan. Namun, itu merupakan peluang terbaik bagi investor yang bisa mengambil banyak saham dengan harga yang sangat rendah.

2. Ketika Harga Saham Menyentuh Harga Beli Anda

Ini tips membeli saham di waktu yang tepat berikutnya. Saat berinvestasi sangat penting bagi investor untuk memperkirakan nilai sebuah saham. Dengan perkiraan tersebut, investor dapat mengetahui apakah saham tersebut sedang sale dan memiliki kemungkinan akan naik sampai nilai perkiraan.

Memiliki target harga saham tunggal tidak direkomendasikan. Sebaliknya, Anda perlu menetapkan rentang harga saat Anda akan membeli saham. Laporan analis merupakan awal yang baik, seperti target harga konsensus, yang merupakan rata-rata harga dari pendapat analis.

Sebagian besar website keuangan akan menerbitkan angka-angka perkiraan tersebut. Dengan tidak memiliki kisaran target harga saham, investor tentunya akan kesulitan menentukan waktu yang tepat membeli saham.

3. Saat Harga Saham Undervalued

Tips membeli saham pada waktu yang tepat berikutnya adalah pertimbangkan untuk membelinya saat harga sudah undervalued. Ada banyak informasi yang dibutuhkan dalam menetapkan kisaran target harga, seperti jika suatu saham telah dinilai rendah (undervalued).

Salah satu cara terbaik dalam menentukan tingkat penilaian saham sudah overvalued atau undervalued, yaitu dengan memperkirakan prospek masa depan perusahaan.

Teknik penilaian kunci adalah analisis arus kas yang didiskontokan, yang membawa arus kas yang diproyeksikan di masa depan perusahaan dan mendiskon kembali ke masa kini. Jumlah nilai-nilai ini adalah target harga teoritis. Logikanya, jika harga saham saat ini di bawah nilai tersebut, maka kemungkinan besar menjadi momen pembelian saham terbaik.

Teknik penilaian lainnya adalah dengan membandingkan multiple price-to-earning saham dengan yang dimiliki kompetitor. Metrik lainnya yang bisa dipertimbangkan adalah harga jual dan harga arus kas yang dapat membantu investor menentukan apakah suatu saham terlihat lebih murah dibandingkan kompetitor utama.

4. Saat Anda Sudah Melakukan Analisis / Riset Sendiri

Mengandalkan target harga dari analis atau saran yang terdapat di buletin keuangan merupakan awal yang baik. Akan tetapi, investor profesional melakukan analisis atau riset sendiri pada sebuah saham.

Riset ini dapat berasal dari membaca laporan tahunan perusahaan, rilis berita terbaru, memeriksa presentasi terbaru secara online atau di pameran perdagangan. Semua sumber data tersebut dapat mudah ditemukan di website perusahaan yang terletak di Relasi Investor.

5. Saat Menahan Saham dengan Sabar

Asumsinya, Anda telah melakukan riset sendiri dan mengidentifikasi dengan tepat target harga suatu saham dan memperkirakan nilainya undervalued. Maka, jangan mengharapkan saham yang dibeli tersebut akan naik nilainya dalam waktu dekat.

Dibutuhkan waktu bagi saham untuk naik harganya pada nilai yang sebenarnya. Analis yang memproyeksikan harga pada bulan berikutnya, atau bahkan kuartal berikutnya, hanya menebak bahwa saham akan naik nilainya dengan cepat.

Dibutuhkan waktu beberapa tahun suatu saham dapat terapresiasi nilainya mendekati kisaran target harga. Jauh lebih baik untuk dipertimbangkan menahan saham selama 3-5 tahun ke depan, khususnya bagi Anda yang berkeyakinan penuh bahwa saham tersebut akan tumbuh.

Kesimpulan Tips Membeli Saham di Waktu yang Tepat

Seorang legenda stock-picker, Peter Lynch, merekomendasikan bahwa investor harus membeli saham apa yang dipahami dengan baik.

Investor dapat mengenal perusahaan dengan membaca di internet atau berbicara dengan investor lain. Dikombinasikan dengan tips membeli saham di atas, melakukan riset Anda sendiri untuk waktu yang tepat membeli saham, maka bisa menghasilkan keuntungan maksimal.

Jika ingin terjun ke dunia trading saham atau investasi, Anda pastinya membutuhkan broker saham. Kami memiliki rekomendasi daftar broker saham online terbaik.

Loading...

Sumber www.investopedia.com
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Klik "Terima" untuk menyetujui kebijakan ini. Terima Baca Detail