Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.073
+0.34%
Rp15.482
+0.45%
Rp18.072
+0.21%
Rp130
+0.25%
Rp9.536
+1.12%
Rp3.752
+0.34%
Rp2.005
+0.3%
Rp10.323
+0.36%
Rp10.611
+0.45%
Rp14.227
+0.25%
Rp8.973
+0.72%

5 Tips Menulis Rencana Bisnis yang Lebih Baik

0 145

Salah satu strategi sebelum menjalankan sebuah bisnis / usaha adalah dengan membuat rencana bisnis (business plan). Bagaimana membuat rencana usaha tersebut? Salah satunya dengan menulisnya. Tips menulis rencana bisnis (business plan) ini bisa menjadi panduan bagi Anda.

Jika Anda belum pernah menulis rencana bisnis sebelumnya, mungkin akan mengalami kesulitan dalam memulainya. Anda akan memiliki banyak halaman kosong yang menatap kembali diri kita.

Tetapi, tidak perlu khawatir. Gunakan 5 tips menulis rencana bisnis ini dan Anda bisa mulai mengarahkan perencanaan usaha Anda di jalur yang lebih baik.

Berikut 5 tips menulis rencana bisnis yang lebih baik:

#1 Memulainya dari bagian yang termudah atau menarik

Agar perencanaan usaha Anda bergerak, mulailah dengan bagian yang paling mudah, atau yang paling menarik. Jika Anda tertarik dengan keunggulan teknis produk, tulislah bagian atribut produk terlebih dahulu.

Jika pemasaran adalah keahlian Anda, maka kerjakan promosi. Banyak orang suka memulai dengan menulis sejarah perusahaan, atau bagaimana mereka mendapatkan visi awal memulai sebuah bisnis (mungkin karena kebanyakan orang suka membicarakan diri mereka sendiri).

Jika Anda kesulitan memulainya dengan kata-kata, maka bisa dengan menggunakan mapping map untuk menggambarkan garis besar dari perencanaan usaha Anda.

Mulai untuk menjabarkan sedikit demi sedikit dari gambaran besar tersebut ke dalam tulisan lebih spesifik. Jika sudah melihat kata-kata, itu merupakan kemajuan yang bagus.

#2 Menuliskan di Waktu yang Tepat

Terkadang, orang seringkali mengabaikan usaha dan energi yang dibutuhkan untuk menuliskan rencana bisnis mereka. Bisa jadi, mereka menuliskan di saat yang kurang tepat, misalkan setelah selesai bekerja.

Kelelahan fisik bisa menjadi salah satu penghalang untuk mendapatkan ide segar dari bisnis yang sedang Anda rencanakan.

Untuk itu, carilah waktu yang tepat untuk melakukannya. Sebagai contoh, banyak orang yang merasa lebih mudah mendapatkan ide ketika harus bekerja di pagi hari atau tengah malam.

Atau bisa jadi, tidak hanya waktu yang tepat, tetapi juga membutuhkan tempat yang tepat untuk mendapatkan ide brilian dari perencanaan bisnis tersebut. Misalkan, tidak harus menuliskannya di rumah, bisa jadi ke taman, tempat rekreasi, dan lain sebagainya.

#3 Rencana Bisnis pada Dasarnya adalah Karya Fiksi

Ya, business plan bukanlah dokumen yang membahas sesuatu yang telah terjadi. Tetapi, membahas tentang apa yang bisa Anda imajinasikan atau harapkan dari bisnis Anda di masa depan.

Mungkin memang tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut (berimajinasi). Tetapi, belajar dari seorang penulis sukses bahwa mereka tidak akan pernah berhenti untuk menulis hingga menghasilkan karya nyata.

Demikian juga bagi Anda yang ingin menuliskan perencanaan usaha. Jangan pernah terhenti ketika Anda merasa tidak mampu untuk mengimajinasikan bisnis Anda. Ada banyak waktu untuk melakukannya, dan jangan merasa tertekan dengan hal tersebut.

Jika Anda merasa terhalang, jangan khawatir. Ini semua adalah bagian dari proses. Kuncinya adalah tidak berhenti. Letakkan beberapa kata di atas kertas, lalu beberapa lagi. Tuliskan konsep-konsepnya terlebih dahulu, daripada harus berupa kalimat lengkap.

#4 Yakin dengan Business Plan Anda

Anda mungkin mengira draf pertama dari bisnis plan Anda akan menyerupai omong kosong yang tidak koheren. Sebuah ide yang terlihat seperti bukan harapan Anda.

Jangan kecewa atau frustrasi. Letakkan saja draf itu selama beberapa hari, kembalilah membukannya saat sudah fresh. Dan mulailah merevisi dan menulis ulang. Ajaibnya, setelah beberapa kali revisi lagi, semua gagasan akan muncul bersamaan dan bahasa rencana akan mengalir begitu saja.

#5 Bayangkan Menceritakan Kisah Perusahaan Anda kepada Sahabat

Latihan mental yang baik untuk digunakan saat menulis business plan adalah membayangkan bahwa Anda sedang menceritakan kisah perusahaan Anda kepada seorang teman baik.

Jangan terlalu terbungkus dalam formalitas bahasa, atau keseriusan proyek, atau kebutuhan untuk mengesankan. Hanya bicara. Ungkapkan harapan dan impian Anda untuk bisnis ini. Mengapa penting bagi Anda untuk sukses secara pribadi.

Referensi Tambahan: studentpreneur.co

Loading...