Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Bitcoin (BTC)
Rp50.212.000
-4.14%
Ethereum (ETH)
Rp1.313.546
Litecoin (LTC)
Rp354.246
DigitalCash (DASH)
Rp989.176
Monero (XMR)
Rp640.705
Nxt (NXT)
Rp406
Ethereum Classic (ETC)
Rp56.388
Dogecoin (DOGE)
Rp30
ZCash (ZEC)
Rp809.417
Bitshares (BTS)
Rp530
DigiByte (DGB)
Rp133
Ripple (XRP)
Rp4.384
0%
BitcoinDark (BTCD)
Rp126.134
PeerCoin (PPC)
Rp8.034
CraigsCoin (CRAIG)
Rp10

Mengenal Volume Perdagangan Sekuritas

0 20

Dalam perdagangan sekuritas seperti saham, obligasi, komoditas, investor / trader perlu memahami dengan baik tentang volume perdagangan. Berikut penjelasan tentangnya.

Apa itu Volume Perdagangan?

Volume perdagangan merupakan jumlah total saham atau kontrak yang diperdagangkan untuk sekuritas tertentu. Volume ini dapat diukur di semua jenis sekuritas yang diperdagangkan selama hari perdagangan.

Trade volume diukur pada sekuritas seperti obligasi, saham, kontrak opsi, kontrak berjangka dan beragam jenis komoditas.

Penjelasan lebih detail tentang trade volume

Volume perdagangan mengukur jumlah total saham atau kontrak yang ditransaksikan untuk sekuritas tertentu selama periode waktu tertentu pula. Hal ini termasuk jumlah total saham yang ditransaksikan antara pembeli dan penjual selama transaksi. Ketika sekuritas lebih aktif diperdagangkan, volume perdagangannya tinggi, dan ketika sekuritas kurang aktif diperdagangkan, volume perdagangannya rendah.

Setiap bursa / pasar pertukaran melacak volume perdagangannya dan menyediakan data volume. Jumlah volumenya dilaporkan, biasanya satu jam selama hari perdagangan berlangsung. Trade volume yang dilaporkan setiap jam ini adalah perkiraan.

Trade volume yang dilaporkan pada akhir hari juga merupakan estimasi. Angka faktual final dilaporkan keesokan harinya. Investor juga dapat mengikuti volume tick sekuritas atau jumlah perubahan dalam harga kontrak sebagai pengganti volume perdagangan. Ini karena harga cenderung lebih sering berubah dengan volume perdagangan yang lebih tinggi.

Volume tersebut dapat menginformasikan kepada investor tentang aktivitas dan likuiditas pasar. Volume yang lebih tinggi untuk sekuritas tertentu berarti likuiditas yang lebih tinggi, eksekusi order yang lebih baik, dan pasar yang lebih aktif untuk menghubungkan pembeli dan penjual.

Ketika investor merasa ragu-ragu tentang arah pasar saham, volume perdagangan berjangka cenderung meningkat. Hal ini sering menyebabkan opsi dan berjangka pada sekuritas tertentu diperdagangkan jauh lebih aktif.

Volume secara keseluruhan cenderung lebih tinggi di dekat waktu pembukaan dan penutupan pasar, dan pada hari Senin dan Jumat. Volume cenderung lebih rendah saat makan siang dan sebelum liburan.

Trader dan Volume Perdagangan

Trader menggunakan berbagai faktor perdagangan dalam analisis teknis. Trade volume adalah salah satu faktor teknikal paling sederhana yang dianalisis oleh trader saat mempertimbangkan perdagangan di pasar.

Volume perdagangan selama kenaikan atau penurunan harga besar, seringkali berperan penting bagi trader karena volume tinggi dalam perubahan harga dapat menunjukkan katalis perdagangan tertentu.

Volume tinggi yang terkait dengan perubahan arah harga juga dapat membantu memperkuat dukungan untuk nilai sekuritas. Tingkat volume juga dapat membantu trader menentukan waktu khusus untuk suatu transaksi. Trader mengikuti volume perdagangan harian rata-rata dari sekuritas selama periode jangka pendek dan jangka panjang ketika membuat keputusan tentang waktu perdagangan. Trader juga dapat menggunakan beberapa indikator analisis teknikal yang menggabungkan volume.

Loading...

Sumber www.investopedia.com
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Klik "Terima" untuk menyetujui kebijakan ini. Terima Baca Detail