Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.073
+0.34%
Rp15.482
+0.45%
Rp18.072
+0.21%
Rp130
+0.25%
Rp9.536
+1.12%
Rp3.752
+0.34%
Rp2.005
+0.3%
Rp10.323
+0.36%
Rp10.611
+0.45%
Rp14.227
+0.25%
Rp8.973
+0.72%

Ingin Memulai Usaha? Gunakan Strategi Sukses ala The Beatles

0 180

Kebanyakan pebisnis pemula gagal saat memulai usaha karena terlalu sibuk untuk membangun sebuah bisnis itu sendiri daripada hanya mengikuti arus.

Yang dimaksud mengikuti arus berarti menciptakan arus kas dan yang terpenting juga membangun kepercayaan dengan pasar Anda.

Ini bukan tentang catatan Anda. Ini tentang track record Anda.

Sebagai contoh, grup band legendaris The Beatles, membutuhkan waktu enam tahun untuk bermain, menghasilkan dan belajar bahkan sebelum mereka merekam sebuah album musik asli mereka sendiri.

Berikut tiga langkah The Beatles dalam mencapai kesuksesan bisnis mereka dengan memulai usaha dari awal:

LANGKAH 1 – BERMAIN DENGAN BAND LAINNYA

Dalam tempo waktu 1957 hingga 1960, anggota The Beatles bermain musik dengan band terkenal lainnya. Ini dilakukan sebelum The Beatles benar-benar terkenal.

Bahkan, band Buddy Holly dan The Crickets merupakan pembuka awal, nama “The Beatles” itu berasal / terinspirasi.

Seperti yang dikatakan oleh John Lennon “Saya sedang mencari nama nama band seperti The Crickets yang memiliki 2 arti, dan dari The Crickets, saya menemukan nama beetles.”

“Dan saya mengubah menjadi “BEA”, karena ‘beetles‘ tidak memiliki 2 arti. Ketika Anda mengatakan, orang-orang ini memikirkan hal-hal yang aneh; dan ketika Anda membacanya (kata The Beatles), itu mengalahkan musik.”

Ketika mencoba memulai usaha Anda dengan membangun produk-produk asli tanpa track record, itu adalah perjalanan panjang seperti mendaki gunung.

Ketika Anda sudah bermitra dengan produk atau merek yang banyak orang telah mengetahuinya, Anda tidak perlu mendaki terlalu lama. Anda bisa menggunakan mesin roket untuk memulai usaha.

Siapa yang bisa bermitra dengan usaha Anda? Semua merek perusahaan yang memiliki program kemitraan dan bisa dengan mudah untuk bergabung, dan memungkinkan Anda untuk belajar dan mendapatkan arus bisnis Anda sendiri suatu hari nanti.

LANGKAH 2 – AKSI PEMBUKAAN!

Dari tahun 1961 sampai tahun 1963, The Beatles diundang oleh Cavern Club, sebuah klub Jazz di Liverpool, bermain di antara pemusik Jazz yang lebih populer.

Sekarang mereka memiliki pendengar sendiri!

Mereka sekarang bisa mulai bermain musik mereka sendiri karena mereka telah mendapatkan hak untuk bermain musik dengan merek mereka sendiri.

Saat di Cavern Club, The Beatles sudah bisa menghasilkan saat mereka belajar dan bereksperimen. Di situlah mereka bertemu Brian Epstein, yang menjadi manajer mereka.

Bingung mencari strategi saat memulai usaha? Gunakan saja strategi bisnis ala The Beatles
Bingung mencari strategi saat memulai usaha? Gunakan saja strategi bisnis ala The Beatles

Ketika Anda telah siap untuk menawarkan produk-produk asli Anda sendiri, Anda ingin bermitra dengan siapa untuk memastikan Anda memiliki pelanggan?

Hanya dengan mengikuti arus ini, Anda dapat membangun reputasi sementara juga sudah bisa menghasilkan arus kas, dan dalam arus ini di mana Anda menemukan semua peluang dan keterkaitan dengan bisnis tersebut.

LANGKAH 3 – PENAMPILAN UTAMA!

Pada tahun 1963, The Beatles akhirnya merekam album mereka sendiri dengan Brian Epstein dan George Martin, di Abbey Road.

Butuh beberapa rilis dan tur nasional sebelum mereka mendapat No.1 pertama mereka dengan lagu “Please Please Me“.

Membutuhkan beberapa tahun lagi, sebelum mereka melakukan perjalanan ke Amerika Serikat pada tahun 1964, yang dimulai di Beatlemania. Yang kemudian menyebabkan album mereka merajai di peringkat pertama industri musik pada tahun 1964-1970.

Enam tahun tanpa produk mereka sendiri, telah menghasilkan arus kas sementara mereka sedang belajar. Diikuti oleh kesuksesan enam tahun berikutnya.

Itulah strategi The Beatles. Agar bisa mendapatkan perhatian orang lain, kita harus mulai untuk mendapatkan waktu mereka (mitra usaha).

Setelah kita mendapatkan kepercayaan dari mitra usaha, kita bisa mengarahkan perhatian pendengar / pelanggan kita, kepada produk-produk yang kita miliki sendiri.

Dalam bisnis Anda, ingin menggali di gurun, atau Anda mau mengikuti arus?

Anda perlu menggali untuk membuat aliran sungai Anda sendiri. Jika Anda menggali aliran sungai yang sudah ada, dari waktu ke waktu sangat mudah untuk membuat aliran sendiri.

Tapi jika Anda menggali di padang pasir, Anda tidak menggali sungai. Anda hanya berakhir menggali lubang.

Berikan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu. Selangkah demi selangkah. Coba praktekkan strategi bisnis ala The Beatles ini saat Anda memulai usaha.

“Pada akhirnya, cinta yang Anda ambil sama dengan cinta yang Anda buat.”
~ Paul McCartney

Sumber Tulisan:

Roger James Hamilton

Loading...