Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.070
+0.2%
Rp15.505
+0.58%
Rp17.554
+0.33%
Rp130
+0.19%
Rp9.538
+0.55%
Rp3.751
+0.21%
Rp1.984
+0.16%
Rp10.223
+0.07%
Rp10.589
+0.39%
Rp14.183
+0.16%
Rp8.813
+0.96%

Tertarik Investasi Obligasi Ritel Indonesia (ORI)? Begini Lho Cara Memulainya

0 1.849

ORI merupakan obligasi dari pemerintah yang dirancang khusus bagi investor dengan modal tidak besar.

Berapa modal yang dibutuhkan untuk bisa berinvestasi di obligasi pemerintah ini?

Agar bisa berinvestasi, Anda harus menyiapkan dana minimun 5 juta rupiah. Karena pecahan nominalnya dibandrol harga 1 juta rupiah per unit, dan pembelian minimal adalah 5 unit. Berlaku juga kelipatannya.

Bunganya pun menarik, ada rentang 11%-12,05% per tahun (ketika pertama kali ORI ditawarkan oleh pemerintah).

Bila tidak ingin repot mengurusi berbagai macam hal, bisa jadi ini alternatif yang cukup baik bagi Anda, karena tidak perlu melakukan apapun kecuali pada awal investasi saja.

Selain itu, berinvestasi di obligasi ini pun sangat minim risikonya, karena 99,99% aman dijamin oleh pemerintah.

Bagaimana cara memulai berinvestasi di Obligasi Ritel Indonesia (ORI)?

Jika tertarik untuk berinvestasi di obligasi pemerintah ini, pertama-tama yang harus dilakukan adalah membuka rekening surat berharga dan rekening kas (tabungan) di agen-agen penjual ORI yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Selanjutnya, anda tak boleh melewatkan tanggal penawaran. Pemerintah biasanya mengumumkan lewat bank-bank yang ditunjuk. Anda bisa mencari info detailnya di bank yang ditunjuk.

Syarat yang diajukan pun biasanya cukup mudah, yaitu kartu tanda pengenal (KTP), dan mengajukan pemesanan kepada agen penjual (bank) yang anda pilih.

Anda bisa memesannya antara Rp 5 juta hingga Rp 50 juta, tergantung kemampuan dan keinginan. Untuk cara lengkapnya bisa dicek disini.

Obligasi ritel Indonesia yang ditawarkan pemerintah cukup menguntungkan bagi Anda yang berinvestasi.
Obligasi ritel Indonesia yang ditawarkan pemerintah cukup menguntungkan bagi Anda yang berinvestasi.

Tantangan & Hambatan

Investasi Obligasi Ritel Indonesia, sayangnya, termasuk investasi jangka panjang, yaitu 3 tahun. Dan juga karena jangka panjang, Anda masih terkena risiko likuiditas.

Dalam artian, jika ada keperluan mendadak, Anda tidak bisa mencairkan ORI dengan cepat. Mungkin, kita memang bisa menjualnya sewaktu-waktu, tetapi sebelum dapat pembeli, Anda juga tidak langsung mendapatkan cash.

Kunci Sukses Berinvestasi di Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

Tidak ada kunci sukses yang berarti disini. Tetapi, Anda perlu mencermati perkembangan harga Obligasi Ritel Indonesia yang bisa jadi setiap hari berubah.

Kuncinya, biasanya semakin bunga turun, maka harga ORI cenderung naik, dan bila bunga naik, harga ORI cenderung turun.

Analisis BEP

Karena ini bukan termasuk berdagang dan semacamnya, akan dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengembalikan modal Anda ketika berinvestasi.

Anda bisa melihat contoh simulasi investasi ORI pada tahun 2006 lalu (ORI pertama kali dikeluarkan pemerintah):

Anda membeli ORI001 pada tanggal 9 Agustus 2006 (pasar perdana) sebanyak 10 unit atau Rp 10 juta, melalui agen penjual (bank).

Pada tanggal 12 November 2006, karena harga ORI001 naik menjadi 105%, anda memutuskan untuk menjual separo ORI yang dimiliki (5 juta rupiah) melalui bank yang dipilih.

Sementara, sisanya disimpan hingga masa jatuh tempo.

Pajak yang berlaku untuk kupon dan Capital Gain ORI adalah 20%. Adapun biaya transaksi yang diterapkan bank yang dipilih adalah Rp 30.000, per transaksi.

Tanggal 12 November 2006:

  • Total hasil penjualan ORI senilai Rp 5 juta, yang diterima Anda adalah sebesar harga pasar ORI tersebut, ditambah bunga yang telah menjadi hak Anda (accrued)
  • Pada tanggal tersebut, bunga bulan November yang menjadi hak Anda adalah bunga selama 3 hari (9-12 November):
Bunga 3 hari3 hari / 30 hari x 1 / 12 bulan x 12,05% x Rp 5.000.000,-Total: Rp 5.020,83
Harga pasar105% x Rp 5.000.000,-Total: Rp 5.250.000,-
Capital Gain(Rp 5.250.000 - Rp 5.000.000) - Rp 30.000 (biaya transaksi)Total: Rp 220.000,-
Keuntungan bersih(Rp 5.020,83 + Rp 220.000) x 80% (karena terkena pajak 20%)Total: Rp 180.016,66
Dana hasil penjualanRp 5.000.000 + Rp 180.016,66Total: Rp 5.180.016,66
Keuntungan kupon selama 3 bulanRp 40.166,66 (setelah pajak 20%) x 3Total: Rp120.499,98
Total keuntungan ORI senilai Rp 5 jutaRp 180.016,66 + Rp 120.499,98Total: Rp 300.516,64
Tanggal 9 Agustus 2009
Sisa Rp 5 jutaMenerima pembayaran pokok 100%Rp 5.000.000,-
Total pendapatan bunga bersih (setelah pajak)12,05% x 3 x Rp 5.000.000 x 80%Rp 1.446.000,-

Tambahan:

Berikut beberapa daftar bank (agen) penjual Obligasi Ritel Indonesia (ORI):

  • Bank Mandiri
  • Bank BNI
  • Bank Bukopin
  • Bank Mega
  • Bank BCA
  • Bank ANZ
  • Bank CIMB Niaga
  • Bank BRI
  • Standard Chartered Bank
  • Bank BTN
  • PT Trimegah Securities Tbk
  • PT Danareksa Sekuritas
  • dan masih banyak lagi lainnya…
Loading...
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.