Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.099
-0.23%
Rp15.595
-0.28%
Rp17.612
-0.33%
Rp131
-0.4%
Rp9.590
+0.32%
Rp3.759
-0.26%
Rp1.987
-0.14%
Rp10.230
+0.07%
Rp10.630
-0.18%
Rp14.205
-0.5%
Rp8.897
+0.1%

Model Indeks Pasar (Market-Index Model)

0 127

Apa yang dimaksud dengan model indeks pasar? Bagaimana perhitungan dan penerapan dari model ini?

Jumlah data yang dimasukkan ke dalam model pemilihan portofolio investasi, bahkan suatu portofolio berukuran sedang, akan cukup mencengangkan.

William F. Sharpe lalu mengembangkan suatu model yang secara drastis menurunkan kebutuhan data yang diperlukan untuk melakukan analisis portofolio.

Model Sharpe inilah yang disebut dengan market-index model atau model indeks pasar. Lalu, bagaimana cara menghitung model indeks pasar ini?

Sharpe menyebutkan bahwa semua sekuritas berhubungan secara linier dengan suatu indeks pasar (market index). Hubungan ini dapat diekspresikan melalui persamaan:

Rj = a + b Rm + Uj

dengan penjelasan:

  • Rj = return on securities (penghasilan dari sekuritas)
  • Rm = return on the market portofolio (penghasilan dari portofolio pasar, seperti Standard & Poor’s 500)
  • a = alpha
  • b = beta

Beta adalah indeks dari risiko sistematis yang merepresentasikan hubungan sebuah sekuritas tunggal dengan pasar, random error Uj merepresentasikan risiko tidak sistematis atau yang tidak berkaitan dengan pasar dari suatu aset tunggal.

Daripada menghitung covariance dari semua kombinasi sekuritas dalam suatu portofolio, model Sharper mengasumsikan bahwa seluruh sekuritas saling berkaitan melalui hubungan mereka dengan suatu market index (indeks pasar) seperti Standard & Poor’s 500.

Bagaimana menggunakan dan menerapkan market index model?

Beta mengukur gejolak sebuah sekuritas relatif terhadap sebuah sekuritas rata-rata (average securities). Dinyatakan dengan cara lain, beta adalah ukuran penghasilan (return) suatu sekuritas dalam periode waktu tertentu dibandingkan return keseluruhan pasar.

Siapa yang menggunakan model ini dan kapan digunakan?

Manajer keuangan. Manajer keuangan menggunakan beta untuk memperkirakan biaya modal ekuitas (cost of equity capital).

Investor dan Analis Sekuritas. Beta dari suatu saham berguna untuk memprediksi berapa banyak kenaikan atau penurunan harga sekuritas tersebut. Jika analis sekuritas dan investor merasa bahwa mereka tahu ke arah mana pasar akan bergerak.

Beta membantu untuk memperkirakan risiko dan expected return dari saham tersebut. Perlu dicatat bahwa nilai beta dengan mudah diperoleh melalui majalah dan surat kabar atau jurnal tentang investasi.

Loading...
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.