Memahami Tentang Penanaman Modal

0 213

Penanaman modal atau capital investment seringkali dilakukan dalam lingkup perusahaan, lembaga keuangan, antarnegara, atau entitas lainnya.

Apa itu Penanaman Modal (Capital Investment)?

Penanaman / investasi modal mengacu pada dana yang diinvestasikan dalam firma atau perusahaan yang bertujuan memajukan bisnisnya. Penanaman modal juga dapat mengacu pada akuisisi aset modal atau aset tetap perusahaan seperti pabrik dan mesin yang diperkirakan akan produktif selama bertahun-tahun.

Sumber-sumber investasi modal banyak ragamnya dan dapat mencakup investor ekuitas, bank, lembaga keuangan, modal ventura dan angel investors.

Penjelasan Lanjut tentang Penanaman Modal

Meskipun investasi modal biasanya dialokasikan untuk modal atau aset jangka panjang, sebagian juga dapat digunakan untuk keperluan modal kerja (working capital). Penanaman modal mencakup beragam opsi pendanaan.

Pendanaan untuk investasi modal umumnya dalam bentuk penerbitan ekuitas umum atau ekuitas khusus, mungkin juga melalui hutang langsung atau utang konvertibel.

Pendanaan tersebut berkisar kurang dari $ 100.000 dalam seed capital untuk startup hingga jumlah dalam ratusan juta untuk proyek besar di sektor padat modal seperti pertambangan, utilitas dan infrastruktur.

Penggunaan Modal

Aktivitas investasi modal ini terkait dengan penyebaran modal untuk penggunaan jangka panjang. Perusahaan yang melakukan investasi modal terus-menerus dalam rangka mempertahankan operasional yang ada dan memperluas jangkauan bisnisnya di masa depan.

Pada umumnya, jenis utama investasi modal adalah aset tetap yang memugkinkan peningkatan kapasitas operasional, mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas, serta menghasilkan lebih banyak pemasukan.

Perusahaan juga dapat melakukan investasi modal dalam bentuk saham ekuitas dalam operasional perusahaan lain, yang secara tidak langsung menguntungkan perusahaan investor dengan membangun kemitraan bisnis atau ekspansi ke pasar baru.

Sumber Modal

Sebuah perusahaan membuat keputusan strategis tentang jenis investasi modal dan berapa jumlahnya dari waktu ke waktu. Hal ini memuat perincian tentang persyaratan pendanaan sehingga memengaruhi opsi sumber modalnya.

Opsi sumber pendanaan pertama biasanya merupakan arus kas operasi perusahaan tersebut, yang terkadang tidak cukup untuk pemenuhan jumlah belanja modal yang dibutuhkan.

Seringkali, perusahaan menggunakan sumber pembiayaan dari luar, utang dan ekuitas untuk menutupi kekurangan arus kas internalnya.

Investasi modal dimaksudkan untuk menguntungkan perusahaan dalam jangka panjang, tetapi tidak menutup kemungkinan memiliki beberapa kerugian jangka pendek.

Intensif, investasi modal yang sedang berlangsung cenderung mengurangi pendapatan sementara, ketegangan pada likuiditas dari permintaan pembayaran pada bunga dan modal awal, serta melemahkan pendapatan dan kepemilikan jika ekuitas baru digunakan.

Modal Kerja

Dana yang terkumpul untuk modal jangka panjang haruslah bertujuan untuk jangka panjang, dalam rangka mendapatkan hasil yang sebanding. Selain itu, cukup untuk mentupi biaya-biaya yang terkait.

Namun, agar operasional tidak terganggu, perusahaan harus memiliki aset lebih dari total kewajiban lancar saat ini. Hal ini sebagai jaminan tambahan untuk memenuhi kewajiban yang sudah jatuh tempo.

Dana jangka pendek yang disisihkan umumnya disebut sebagai modal kerja dan bisa jadi berasal dari modal jangka panjang.

Akibatnya, perusahaan mengorbankan pengembalian jangka panjang untuk memastikan likuiditas jangka pendek.

Loading...
Sumber www.investopedia.com
Tinggalkan komentar