Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.073
+0.34%
Rp15.482
+0.45%
Rp18.072
+0.21%
Rp130
+0.25%
Rp9.536
+1.12%
Rp3.752
+0.34%
Rp2.005
+0.3%
Rp10.323
+0.36%
Rp10.611
+0.45%
Rp14.227
+0.25%
Rp8.973
+0.72%

3 Cara Memperlambat Pengeluaran Pribadi Anda

Sebagian besar orang membelanjakan uangnya untuk keperluan tidak penting.

0 137

Alasan paling umum orang tidak memiliki kekayaan finansial yang mereka inginkan saat ini adalah karena tidak bijaknya dalam pengeluaran pribadi yang tidak terukur. Dengan kata lain, hampir sebagian besar uang “dibuang” begitu saja untuk membeli barang yang tidak terlalu penting daripada disimpan untuk masa depan.

Terlebih lagi, bagi Anda yang memiliki kartu kredit. Kebiasaan berbelanja akan berkali-kali lipat peningkatannya jika disokong oleh kepemilikan kartu kredit. Penggunaan kartu kredit yang tanpa kontrol, akan membuat kita terpenjara dalam hutang dan itu mengurangi simpanan untuk masa depan.

Lalu, bagaimana cara mengkontrol pengeluaran pribadi dari berbelanja kita agar tidak terlalu konsumtif hingga melebih kemampuan?

Berikut 3 tips sederhana memperlambat pengeluaran pribadi:

1. Terus Berkendara

Saran pertama ketika Anda berjalan-jalan untuk refreshing, maka kuatkan niat tersebut hanya untuk refreshing. Hindari berhenti di mall / supermarket yang akan memicu sifat konsumtif kita untuk berbelanja.

Mungkin akan jauh lebih sulit jika saat berkendara, kita melihat banyak spanduk besar dengan bertuliskan “DISKON”, “BIG PROMO”, “CUCI GUDANG”, dan lain sebagainya. Cobaan yang memang sungguh berat.

Kita akui, bahwa kita memang makhluk yang mudah tergoda dengan impuls / rangsangan pembelian tersebut. Solusinya adalah jauhi toko / mall / supermarket yang sungguh menggoda tersebut.

Cari alternatif tempat untuk refreshing lain yang jauh lebih hemat tanpa perlu mengeluarkan biaya besar.

2. Meninggalkan Kartu Plastik di Rumah

Sebagian besar orang memiliki kartu plastik, baik itu kartu debit atau kartu kredit. Orang yang memiliki kartu kredit biasanya mampu untuk melunasi hutang kredit bulanan mereka.

Jika Anda mampu membayar tagihan kartu kredit setiap bulannya dengan tanpa kesulitan, maka berpotensi menggunakannya untuk pembelian yang kurang perlu. Dengan mudah menggeseknya, jika kita menginginkan sesuatu.

Kartu debit juga tidak jauh berbeda. Tetapi sedikit lebih baik karena uang yang terpotong langsung dari rekening Anda.

Mulailah mencoba untuk pergi selama seminggu dengan membawa uang tunai di dompet Anda yang sudah ada dalam anggaran keuangan pribadi untuk belanja.

Anda akan mengatakan “tidak” terhadap pembelian impulsif yang akan membuat Anda membelanjakan pada hal-hal yang diprioritaskan. Idealnya, Anda akan membawa uang tunai setiap minggu / bulan untuk digunakan dalam pembelian item yang sudah ada di daftar pengeluaran.

3. Tinggalkan Uang Anda

Jika Anda ingin melangkah lebih jauh, tinggalkan dompet di rumah / mobil saat Anda berbelanja. Bawalah uang seperlunya saja.

Memang benar banyak orang berjalan ke toko ritel untuk berbelanja (melihat-lihat dan mungkin membeli sesuatu). Bagaimana jika pembeli ini meninggalkan uang mereka di mobil yang memaksa mereka berjalan kembali ke luar dan kembali sebelum melakukan pembelian? Ini mungkin terdengar ekstrim, tetapi ini dapat mengurangi pembelian impulsif dengan mempertimbangkan kembali untuk berbelanja.

Ketiga cara di atas, hanya bagian kecil dari solusi mengendalikan pengeluarkan pribadi Anda. Masih banyak alternatif lainnya dan yang terpenting kita bisa bijak dalam pengeluaran.

Sumber: www.investopedia.com

Loading...
Sumber www.investopedia.com