Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.009
+0.14%
Rp15.582
+0.24%
Rp18.054
+0.43%
Rp129
+0.21%
Rp9.593
+0.36%
Rp3.735
+0.13%
Rp1.982
+0.01%
Rp10.279
+0.19%
Rp10.694
+0.06%
Rp14.155
+0.29%
Rp8.989
+0.14%

7 Alasan Memaksimalkan Penggunaan Limit Kartu Kredit itu Buruk!

0 62

Limit kartu kredit selalu dimiliki oleh pengguna credit card. Limit ini merupakan batasan jumlah maksimal penggunaan kredit yang bisa dibebankan tanpa penalti. Setiap pemilik kartu kredit tentunya memilik limit kartu yang berbeda-beda, tergantung dari riwayat kredit pengguna dan jenis kartu kreditnya.

Jika Anda memiliki skor kredit yang bagus, biasanya penerbit kartu bersedia untuk menaikkan batas / limit kartu kredit Anda. Pendapatan pemilik kartu merupakan faktor penentu lainnya.

Walaupun riwayat kredit Anda bagus, jika Anda memiliki upah / gaji minimum maka kecil kemungkinan bank akan memberikan limit kredit yang tinggi. Bank akan mempertimbangkan apakah pemilik kartu mempunyai uang yang cukup untuk melunasi saldo kartu kreditnya.

Bagi Anda yang mendapatkan limit kartu yang tinggi, terkadang tergoda untuk memaksimalkan penggunaan kredit yang tersedia. Sebenarnya, hal tersebut sah-sah saja. Akan tetapi, itu merupakan ide buruk untuk menghabiskan semua saldo kredit yang dimiliki.

Ada banyak alasan kuat mengapa Anda sebaiknya tidak melakukan hal tersebut, seperti merusak skor kredit, berpotensi mendorong lebih dalam ke dalam kubangan hutang, sulit untuk meminjam uang di masa depan, dan banyak lagi alasan lainnya.

Memiliki kartu kredit memang menawarkan banyak keuntungan dan menawarkan fasilitas / diskon yang tidak tersedia saat membayar tunai. Akan tetapi, pastikan untuk menghindari jebakan dalam menggunakan credit card. (Baca Juga: Plus Minus Kartu Kredit yang Perlu Diketahui)

Berikut 7 alasan kuat mengapa Anda harus menghindari penggunaan limit kartu kredit secara maksimal.

#1 Skor Kredit Anda Bisa Turun

Sebagian besar skor kredit seseorang (30 persen), didasarkan pada seberapa banyak kredit yang digunakan. Rasio saldo dengan limit kartu kredit ini dikenal sebagai credit utilization atau pemanfaatan kredit. Semakin tinggi tinggi kredit yang dimanfaatkan atau semakin dekat saldo dengan batas kredit, maka semakin turun skor kredit Anda.

Memaksimalkan penggunakan batas kredit di satu kartu Anda cukup buruk bagi skor kredit. Terlebih lagi menggunakan semua kartu kredit akan jauh lebih buruk. Untungnya, skor kredit dapat pulih kembali saat Anda membayar hutang kredit. Tetapi, Anda harus bijak mengelola hutang-hutang tersebut.

#2 Pemberi Pinjaman Tidak Menyukainya

Penggunaan saldo credit card secara maksimal dapat menyebabkan Anda ditolak jika ingin mendapatkan pinjaman rumah atau mobil. Saat Anda mengajukan permohonan pinjaman, bank pastinya akan memeriksa seberapa banyak kredit yang sudah digunakan.

Apabila saldo kartu telah maksimal digunakan, bank akan menganggapnya sebagai indikator Anda telah memiliki banyak hutang dan sangat berisiko.

#3 Berisiko Melampaui Batas Kredit Anda

Walaupun Anda menjaga saldo kredit tetap berada di bawah batas maksimal kredit, Anda masih bisa menggunakan kartu melebihi batas kredit yang tentunya ada biaya keuangan.

Jika Anda telah menggunakan kartu melebihi batas kredit, akan ada biaya tambahan yang diterapkan. Ini tentunya akan menambah beban keuangan. Akan sulit untuk melunasi hutang kartu kredit tersebut, terutama jika Anda melakukan pembayaran minimum setiap bulannya. Ini biasanya hanya mencakup pembayaran untuk bunganya dan pokok hutang sangat kecil.

#4 Saldo Kredit Lebih Sulit untuk Dibayar

Hal ini bergantung dari seberapa limit kartu kredit Anda. Menggunakan saldo kredit secara maksimal, membutuhkan waktu yang lama untuk melunasinya, terlebih jika Anda hanya melakukan pembayaran minimum setiap bulan.

Mungkin saja Anda membayar saldo kredit tersebut secara penuh, akan tetapi sering kali ada saja pengeluaran tak terduga yang membuat hal tersebut sulit dilakukan. Terutama jika tanggal jatuh tempo pembayaran semakin dekat.

#5 Bisa Memicu Rate Penalti

Penerbit kartu kredit memilik hak untuk menaikkan suku bunga credit card, jika Anda melebihi batas penggunaan kartu kredit yang secara default dinyatakan pada persyaratan kartu.

Suku bunga tinggi yang diterapkan pada saldo kredit yang tinggi bisa berpotensi menjadi bencana. Anda harus melakukan pembayaran bulanan yang cukup besar dan itu hanya untuk membayar bunganya, sedikit mengurangi pokok saldo kredit.

#6 Pembayaran Minimum Lebih Tinggi

Seperti yang diketahui bersama bahwa pembayaran minimum saldo kredit didasarkan pada seberapa besar saldo tersebut digunakan. Saat saldo meningkat, maka pembayaran minimum bulanan juga naik. Dengan memaksimalkan penggunaan saldo hingga limit kartu, akan meningkatkan jumlah yang dibayarkan setiap bulannya.

Apabila Anda memiliki kesulitan dalam anggaran keuangan setiap bulan, dengan adanya pembayaran minimum yang lebih tinggi akan semakin membebani keuangan Anda.

#7 Kartu Kredit Tidak Lagi Menguntungkan

Salah satu alasan mengapa seseorang ingin mendapatkan credit card adalah akses mudah mendapatkan kredit saat dibutuhkan. Memaksimalkan penggunaan hingga mencapai batas kartu kredit, maka hilanglah manfaat tersebut. Inilah momen ketika Anda akan merasakan memiliki kartu kredit merupakan beban.

Anda tidak lagi bisa menggunakan kartu kredit tersebut untuk keadaan darurat jika dibutuhkan.

Bijaklah Menggunakan Saldo Kartu Kredit Anda

Langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah menjaga saldo kartu kredit tetap rendah sehingga Anda bisa melunasinya setiap bulan tanpa beban.

Saldo kredit yang lebih tinggi dari 30 persen bisa memiliki dampak negatif pada skor kredit. Untuk menghindari memaksimalkan penggunaan kredit melebihi batasnya karena kesalahan tanpa sengaja, selalu periksa seberapa besar limit kartu kredit sebelum menggunakannya.

Loading...
Sumber www.thebalance.com