Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.284
-2.14%
Rp16.056
-2.18%
Rp17.539
-2.16%
Rp136
-2.14%
Rp9.645
-2.14%
Rp3.809
-2.14%
Rp2.013
-2.14%
Rp10.299
-2.14%
Rp10.714
-2.01%
Rp14.658
-2.15%
Rp9.146
-2.14%

5 Cara Mengelola Keuangan yang Baik untuk Bertahan Seumur Hidup

0 109

Dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang, itu adalah komitmen seumur hidup. Untuk mencapainya, dibutuhkan perencanaan yang matang dan pengambilan keputusan yang tepat serta konsisten dengan target keuangan yang ditetapkan. Berikut 5 cara mengelola keuangan yang baik untuk dapat bertahan seumur hidup.

Supaya tetap konsisten dengan tujuan finansial Anda, maka pertimbangkan untuk menerapkan lima cara mengelola keuangan yang baik ini. Hal ini untuk memastikan keamanan finansial dan pengembangan neraca keuangan pribadi Anda.

Berikut 5 cara mengelola keuangan yang baik untuk bisa bertahan seumur hidup.

#1 Memiliki Dana Darurat

Hadapilah fakta ini, hidup berpotensi menjadi berantakan kapan pun, entah karena tagihan kesehatan yang tiba-tiba, kehilangan pekerjaan karena PHK, atau kejadian tak terduga lainnya.

Untuk mengatasi situasi ini, Anda harus memiliki tiga hingga enam bulan biaya hidup dalam bentuk uang tunai yang disisihkan dalam rekening terpisah. Sebaiknya hindari penggunaan kartu kredit atau mencari pinjaman untuk mengatasi kejadian tak terduga. (Baca Lebih Lanjut: Pentingnya Anggaran untuk Dana Darurat)

#2 Menghabiskan Lebih Sedikit dari yang Dihasilkan

Poin ini merupakan cara mengelola keuangan yang paling sederhana untuk hidup yang lebih baik. Meskipun sederhana, banyak dari kita sulit untuk menerapkannya.

Ada banyak rumah tangga yang terjebak dengan kredit / cicilan yang berbunga tinggi untuk memenuhi gaya hidup. Apabila Anda dan keluarga adalah salah satu yang memiliki kredit seperti itu, buatlah komitmen bersama-sama untuk melunasinya dalam jangka waktu 6-24 bulan ke depan.

Alangkah baiknya, jika memasukkan uang tersebut ke dalam tujuan keuangan jangka panjang Anda.

#3 Melindungi Diri Anda dan Keluarga

Begitu mulai mengumpulkan kekayaan, pastikan untuk memiliki perlindungan asuransi yang tepat. Katakan ya untuk jenis asuransi yang melindungi terhadap kerugian besar dengan biaya yang relatif rendah. Anda bisa memilih asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan yang lainnya.

#4 Buanglah Paradigma Negatif Tentang Uang

Perhatikan bagaimana Anda berbicara kepada diri sendiri tentang uang. Banyak orang mendorong kekayaan dengan membuat aturan uang yang tidak produktif untuk diri mereka sendiri seperti “Saya tidak akan pernah menjadi kaya, cari uang saja susah” atau “Saya akan selalu terjebak dalam pekerjaan dengan bayaran rendah.”

Orang kaya memiliki percakapan internal yang lebih produktif dengan dirinya sendiri terkait uang, yang pada gilirannya diterjemahkan ke dalam tindakan yang diperlukan untuk membangun kekayaan.

Selama 30 hari ke depan, perhatikan aturan uang internal yang Anda tetapkan untuk diri sendiri. Pastikan aturan tersebut konsisten dengan memperoleh kekayaan yang diinginkan.

#5 Meningkatkan Pembelajaran untuk Meningkatkan Penghasilan

Lewatlah sudah hari-hari Anda bisa mendapatkan pekerjaan dari sekolah menengah atau perguruan tinggi dan berharap untuk berada di perusahaan yang sama sepanjang karir Anda.

Banyak profesi yang menjadikan hal tersebut usang berkat kehadiran teknologi. Buat komitmen seumur hidup untuk belajar untuk memastikan Anda memiliki keterampilan yang diinginkan perusahaan atau kemampuan untuk melakukannya sendiri dengan membangun bisnis sendiri.

Loading...
Sumber www.investopedia.com
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.