Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.052
-0.62%
Rp15.474
+0.69%
Rp17.481
-0.09%
Rp130
-0.74%
Rp9.636
-0.33%
Rp3.745
-0.59%
Rp1.988
-0.77%
Rp10.217
-0.48%
Rp10.596
-0.86%
Rp14.137
-0.22%
Rp8.931
-0.3%

Kiat Sukses Finansial Dimulai dari 5 Kebiasaan ini

0 169

Kebiasaan finansial yang baik sangat membantu kesuksesan finansial Anda dan ada lima kebiasaan yang dapat dimulai hari ini yang akan membantu Anda meraih masa depan finansial yang ingin dicapai. Ya, kiat sukses finansial Anda dimulai dari 5 kebiasaan ini!

Kapan pun bisa menjadi saat yang tepat untuk memulai kebiasaan baru. Akan tetapi tergantung pada orangnya, kebiasaan membutuhkan waktu hingga 21 sampai 60 hari untuk menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari Anda. Begitu kebiasaan tersebut diimplementasikan, maka cenderung bertahan untuk jangka panjang.

Berikut adalah lima kebiasaan dalam kiat sukses finansial dalam mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang Anda.

1. Membuat Anggaran

Tentukan berapa banyak pendapatan yang masuk setiap bulan dan seberapa besar biaya pengeluaran yang dibayarkan setiap bulannya. Anda dapat melakukannya dengan hanya menuliskan dalam kertas catatan keuangan atau menggunakan software anggaran online yang akan melacak ini untuk Anda.

Setiap bulan, tinjau ulang biaya-biaya dan lihat apakah ada item pengeluaran yang bisa dikurangi atau dihilangkan. Misalnya, Anda mungkin lupa tentang pembayaran bulanan otomatis yang disiapkan untuk layanan yang tidak lagi digunakan, sebagai contoh biaya TV kabel.

Oleh karena, Anda berada pada posisi untuk selalu meninjau setiap biaya dan memastikan itu adalah hal yang diperlukan untuk rumah tangga. Selain itu, Anda perlu memiliki wawasan tentang apakah memiliki arus kas positif (memiliki lebih banyak pendapatan daripada biaya setiap bulan) atau arus kas negatif (memiliki lebih banyak biaya daripada pendapatan setiap bulannya).

2. Memulai Membangun dan Menjaga Dana Darurat

Ini salah satu kiat sukses finansial yang wajib Anda pertimbangkan. Yaitu membangun dana darurat. Status pekerjaan, apakah Anda seorang karyawan atau memiliki bisnis sendiri, dan tingkat kenyamanan akan menentukan berapa dana darurat yang harus dipertahankan. Setiap orang berbeda, dan kami merekomendasikan untuk dana darurat adalah enam bulan sampai 18 bulan. (Baca Lebih Lanjut: Ketahui Cara Membuat Dana Darurat Pribadi ini)

Dana darurat adalah uang yang harus disimpan dalam rekening terpisah dari rekening yang diperuntukkan membayar tagihan bulanan. Rekening ini harus fleksibel, artinya Anda bisa menggunakan uang itu kapan pun jika dibutuhkan.

Rekening tabungan atau pasar uang akan bekerja dengan baik untuk uang dana darurat ini. Anda akan ingin menentukan berapa besar dana darurat dan mulai mengumpulkan dana sampai mencapai jumlah tersebut.

Begitu mencapai jumlah yang diinginkan, sebaiknya Anda hanya menggunakan uang ini untuk keadaan darurat. Hal-hal yang memungkinkan Anda untuk memanfaatkan dana ini adalah situasi ketika kehilangan pekerjaan atau pendapatan, perbaikan rumah atau mobil tak terduga, atau hanya biaya tak terduga. Setelah keadaan darurat dibayar, Anda harus menggantinya sesegera mungkin.

3. Membayar Diri Sendiri Terlebih Dahulu

Idealnya, Anda perlu membayar diri sendiri terlebih dahulu setiap kali mendapatkan bayaran, dan kemudian belajar untuk hidup dengan uang yang tersisa. Ada beberapa cara untuk membayar diri Anda terlebih dulu tergantung pada jenis pekerjaan.

Sebagai karyawan, Anda dapat mengikuti rencana pensiunan PNS atau pensiun perusahaan swasta. Seorang pemilik usaha kecil atau kontraktor independen mungkin ingin mempertimbangkan untuk membuat rencana pensiun jika mereka tidak memilikinya.

Pilihan terakhir adalah untuk mereka yang tidak memiliki atau tidak dapat membuat rencana pensiun. Maka, Anda dapat mencari bentuk investasi yang digunakan untuk rencana pensiun.

4. Tinjau Penerima Manfaat Setiap Tahun

Kita semua menghadapi peristiwa keuangan dan kehidupan kritis yang akan berdampak pada kita selama tahun tertentu. Anda pasti tidak ingin aset yang dimiliki berakhir dengan penerima manfaat yang tidak ingin dituju.

Penunjukan penerima harus ditinjau setidaknya setiap tahun atau jika Anda mengalami peristiwa atau perubahan besar. Contoh waktu untuk peninjauan penerima manfaat ketika kelahiran anak atau cucu, pernikahan, perceraian, kematian, cacat atau perubahan pekerjaan. Entah secara digital atau manual, letakkan pengingat di kalender Anda untuk memeriksanya setiap tahun.

5. Menyeimbangkan Portofolio Anda Setiap Tahun

Rebalancing (menyeimbangkan) adalah sesuatu yang ingin dipastikan bahwa setidaknya melakukan peninjauan setiap tahun. Apakah Anda mengelola portofolio sendiri atau menggunakan penasihat keuangan.

Biasanya rebalancing cenderung dilupakan saat pasar naik karena orang cenderung berpuas diri dan berpikir mungkin tidak ada risiko dalam menunggu. Penyeimbangan portofolio aset akan membantu Anda mempertahankan alokasi portofolio dan risiko dengan target yang diinginkan.

Menerapkan lima kebiasaan sederhana ini merupakan kiat sukses finansial Anda dalam mencapai tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang. Selamat mencobanya!

Referensi artikel “5 Financial Habits You Should Start Today” karya Lawrence Sprung, CFP®

Loading...
Sumber www.investopedia.com
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.