Biaya Kredit (Cost of Credit) dan Perhitungannya

0 4.473

Dalam transaksi bisnis, tentu ada biaya kredit yang perlu dipahami untuk kelancaran bisnis itu sendiri. Bagaimana menghitung biaya ini dan penerapannya?

Biaya kredit adalah biaya yang tidak diambilnya syarat kredit (credit terms) yang diberikan bagi suatu transaksi bisnis.

Syarat kredit umumnya menyatakan diskonto tunai (cash discount), tanggal kadaluarsa pemberian diskonto dan tanggal jatuh temponya.

Suatu syarat kredit yang umum adalah 2/10, net/30. Jika pembayaran dilakukan dalam 10 hari, diskonto tunai sebesar 2% akan diberikan. Jika tidak, jumlah keseluruhan akan jatu tempo dalam 30 hari. Biaya tidak diambilnya diskonto tunai bisa besar nilainya.

Bagaimana cara menghitung biaya kredit?

Rumus untuk menghitung biaya kredit jika suatu diskonto tunai tidak diambil adalah:

Cost of credits = %diskonto : (100 – %diskonto) x 360 : (periode kredit – periode diskonto)

Contoh: Andaikan Alan Steel Works telah memberikan kredit dagang $900 pada seorang pelanggan dengan syarat 20/10, net/30.

Pelanggan ini dapat membayar $900 x 98% = $882 dalam 10 hari periode diskon, atau menunggu hingga 30 hari dan membayar penuh $900.

Dengan menunggu pembayaran hingga 30 hari, pelanggan itu meminjam secara efektif $882 selama 20 hari tambahan, dengan membayar bunga sebesar $900 – $882 atau $18.

Informasi ini dapat digunakan untuk menghitung biaya kredit dan peminjaman uang ini:

Cost of credits = %diskonto : (100 – %diskonto) x 360 : (periode kredit – periode diskonto)
= 2 : (100-2) x 360 : (30-10)
= 2 : 98 x 360 : 20
= 36,73%

Seperti diilustrasikan contoh di atas, biaya persentase tahunan dengan menawarkan diskonto dagang 2/10, net/30 hampir mencapai 37%.

Bagaimana menggunakan dan menerapkan perhitungan ini?

Menerima kredit dagang merupakan suatu bagian yang wajar dalam berbisnis dan dianggap sebagai sumber pembiayaan spontan karena biasanya berkembang sepanjang sejalan dengan meningkatnya volume bisnis.

Tidaklah aneh bagi sebuah perusahaan manufaktur untuk mengirimkan barang dagangan dan menunggu hingga selama periode waktu tertentu untuk pembayarannya.

Seringkali, kredit dagang diberikan pada suatu bisnis yang tidak memenuhi syarat untuk menerima pembiayaan dari bank.

Biaya kredit dagang mungkin berada pada urutan prioritas kedua bagi sebagian pembeli saat tidak tersedia kredit dalam bentuk lain.

Namun, jika kredit lain tersedia, akan bermanfaat jika berbagai kredit tersebut dibandingkan. Seringkali, pembeli membayar beban pembiayaan yang tersembunyi dalam bentuk harga barang dagangan yang lebih tinggi.

Di lain waktu, kredit dagang merupakan subsidi dari penjual kepada pelanggan, misalnya, dari suatu perusahaan manufaktur kepada perusahaan distributor, dan kredit tersebut harus dimanfaatkan.

Kredit dagang dapat melayani dua tujuan, yaitu pembiayaan pembelian dan pada saat yang sama menggunakan dana tersebut untuk membiayai penjualan kredit kepada pelanggan.

Siapa yang menggunakan rumus ini dan kapan digunakan?

Manajer, Controller dan Manajer Penjualan. Penghitungan biaya kredit merupakan bagian yang penting dari berbisnis. Biaya dari tidak mengambil kredit dagang umumnya meningkat selama periode perekonomian yang relatif baik. Ini karena besarnya jumlah diskonto yang ditawarkan.

Namun, dalam periode perekonomian yang sedang memburuk, biaya tidak mengambil kredit dagang biasanya menurun karena diskonto yang diberikan juga turun. Manajemen harus memeriksa syarat kredit dagang secara hati-hati.

Loading...
Tinggalkan komentar