Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.165
+0.07%
Rp16.083
+0.11%
Rp18.640
+0.96%
Rp127
+0.14%
Rp10.052
+0.19%
Rp3.776
+0.17%
Rp2.116
-0.19%
Rp10.488
+0.06%
Rp10.633
+0.54%
Rp14.185
-0.03%
Rp9.708
+0.3%

Kembangkan Uang Anda dengan Investasi di Bisnis Orang Lain, Ini Tips Suksesnya!

0 982

Bagi anda yang memiliki modal dana yang lebih, maka uang tersebut akan lebih baik untuk dikembangkan. Banyak cara untuk mengembangkannya. Ada yang berinvestasi, baik di saham, reksadana, dan berbagai produk investasi lainnya. Tentu saja, masing-masing produk investasi tersebut memiliki kelemahan dan kelebihannya tersendiri.

Salah satu alternatif mengembangkan uang anda melalui investasi, adalah dengan berinvestasi pada bisnis yang dikelola oleh orang lain. Mungkin, anda lebih cocok menjadi seorang investor daripada menjalankan bisnis. Maka, sangat disayangkan apabila modal dana anda hanya disimpan di dalam tabungan bank.

Berinvestasi di bisnis / usaha yang dikelola oleh orang lain, mirip dengan berinvestasi melalui pasar saham, tetapi ini dalam konteks yang lebih sederhana. Uang yang anda investasikan akan digunakan sebagai modal usaha atau tambahan perluasan usaha kepada seseorang / perusahaan yang pendapatannya bisa sekian persen dari keuntungan setiap bulan. Atau juga bisa membayar sejumlah tertentu sesuai perjanjian bisnis yang telah disepakati.

Yang perlu anda pastikan dengan investasi model seperti ini adalah anda cermat dalam memilih rekan kerja dan usahanya. Jangan tergiur dengan imbal hasil investasi yang tinggi, tanpa analisis secara mendalam tentang usaha yang dijalankan oleh rekan anda. Walaupun anda sebagai seorang investor tidak banyak mengintervensi usaha rekan anda, tetapi kontrol tetap harus dilakukan.

Cara Menemukan Rekan Bisnis dan Investasi yang Tepat

Untuk menemukan rekan usaha / bisnis yang tepat dalam mengembangkan uang anda melalui investasi, maka anda harus benar-benar selektif dan cermat menganalisis semua aspeknya, diantaranya adalah:

Berinvestasi di usaha / bisnis orang lain menjanjikan, asalkan memenuhi beberapa syarat berikut..
Berinvestasi di usaha / bisnis orang lain menjanjikan, asalkan memenuhi beberapa syarat berikut..
  • Aspek Legalitas

Perlu diperhatikan benar-benar tempat usaha yang akan dijadikan target investasi uang anda. Apakah bentuk badan hukumnya, CV, PT, Yayasan, dan lain sebagainya. Periksa dengan lengkap legalitas perusahaan. Perlu dicek dokumen legalitas perusahaannya secara langsung. Jangan berinvestasi di usaha / perusahaan yang masih belum jelas legalitas perusahaannya.

  • Siapa Saja Manajemen di Usaha / Perusahaan tersebut

Anda harus mengetahui secara pasti dan kenal dengan orang-orang yang bertanggung jawab di perusahaan tempat anda berinvestasi. Kalau perlu, anda harus mengetahui profil / alamat orang-orang tersebut. Ini perlu diperhatikan dengan baik, agar uang yang anda investasikan benar-benar aman. Jika terjadi masalah, maka anda bisa mengetahui kemana harus meminta pertanggungjawaban.

  • Bentuk Kerjasama Investasi Harus Jelas, Mendetail dan Sesuai dengan Hukum

Bentuk kerjasama investasi yang anda lakukan bersama dengan rekan pemilik bisnis, jangan hanya didasarkan pada pembicaraan semata. Harus jelas hitam putihnya. Kalau perlu, buat perjanjian kerjasama di depan notaris, agar memiliki kekuatan hukum tetap. Jika terjadi masalah di kemudian hari, maka anda bisa mengetahui harus berbuat apa.

  • Pilih Usaha / Perusahaan yang Amanah dan Kredibel

Selain memiliki legalitas usaha yang jelas, juga perlu diperhatikan kredibilitas usaha tempat anda akan menginvestasikan uang. Berapa lama perusahaan tersebut telah berdiri, bagaimana track record usahanya, apakah pernah mengalami masalah yang besar, dan lain sebagainya. Selain itu, anda juga perlu membaca karakter orang-orang yang berada di pucuk pimpinan perusahaan tersebut, apakah amanah dan kredibel.

  • Untung dan Rugi Ditanggung Bersama-sama

Dalam bisnis, tentu memiliki fluktuasi yang naik turun. Ada kalanya, bisnis mengalami keuntungan, ada kalanya di suatu saat terjadi kerugian. Pebisnis yang handal, bisa melewati itu semua dengan manajemen yang baik. Sedangkan, sebagai investor yang baik, tentu kita juga harus memahami semua kondisi. Tidak harus menekan perusahaan untuk terus untung, dan kita tidak mau tahu jika mengalami kerugian. Maka, sebagai investor yang bijak, anda harus siap jika investasi dalam bisnis rekan anda juga mengalami kerugian. Dalam Islam, dikenal dengan kerjasama bagi hasil atau bisa juga membaca disini.

Lalu, Bagaimana Memulai Investasi di Bisnis Orang Lain ini?

Setelah anda mengetahui secara pasti poin-poin yang perlu dipertimbangkan sebelum investasi di usaha / bisnis orang lain, maka sekarang saatnya mencari target yang memenuhi poin-poin tersebut yang membutuhkan modal usaha. Anda benar-benar harus mematuhi aturan dasar investasi agar siap dengan segala kondisi yang terjadi.

Carilah target bisnis / usaha yang terpercaya, dengan meneliti kemampuan, kredibilitas, tanggung jawab, serta prospektus usaha di masa depan. Jika sudah menemukan target yang sesuai, maka buatlah perjanjian kerjasama investasi dengan mereka dengan mendetail.

Untuk ke depannya, perlu diperjelas tentang hak anda untuk memeriksa pembukuan perusahaan, sebagai upaya kontrol terhadap kinerja perusahaan. Jika ada hal yang bermasalah, maka anda harus segera meminta konfirmasi / melakukan komunikasi kepada pemilik usaha tersebut.

Memang, melakukan investasi di bisnis orang lain memiliki hambatan yaitu diantaranya memilih dengan tepat partner bisnis, minimal sesuai dengan poin-poin yang telah dijelaskan sebelumnya. Jika ada beberapa poin yang tidak terpenuhi, disarankan untuk tidak berinvestasi ke usaha / bisnis tersebut.

Tetapi, jika anda memiliki keyakinan yang kuat bahwa bisnis tersebut akan sukses ke depannya, tidak ada salahnya untuk sedikit “nekat” tetapi tetap melakukan kontrol ketat.

Kunci Sukses Berinvestasi di Bisnis / Usaha Orang Lain

Kunci suksesnya adalah anda menerapkan poin-poin di atas sebelum memulai berinvestasi. Dalam perjalanan selanjutnya setelah anda berinvestasi, maka selalu berkomunikasi dengan baik dengan pemilik perusahaan yang menjadi rekan bisnis anda. Jika ada masalah, anda juga bisa memberikan saran, masukan, sebagai upaya agar bisnis bisa berjalan dengan semestinya.

Analisis BEP

Sama seperti bisnis investasi lainnya, cukup sulit untuk memprediksi investasi model ini. Anda bisa berpatokan pada rekam jejak perusahaan, atau prospektus di masa depan (tetapi tidak bisa dijadikan patokan secara pasti). Banyak hal yang mempengaruhi dan sangat bergantung pada jenis bisnis yang dilakukan oleh rekan anda. Besarnya keuntungan tergantung pada kesepakatan kerjasama yang dilakukan anda sebagai investor dan rekan bisnis.

Loading...

Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Klik "Terima" untuk menyetujui kebijakan ini. Terima Baca Detail