Partner Informasi Investasi, Bisnis dan Keuangan
Rp14.099
-0.23%
Rp15.595
-0.28%
Rp17.612
-0.33%
Rp131
-0.4%
Rp9.590
+0.32%
Rp3.759
-0.26%
Rp1.987
-0.14%
Rp10.230
+0.07%
Rp10.630
-0.18%
Rp14.205
-0.5%
Rp8.897
+0.1%

Model Pertumbuhan Deviden Gordon (Gordon’s Dividend Growth Model)

0 1.911

Apa yang dimaksud dengan model pertumbuhan deviden Gordon? Bagaimana penggunaannya dalam transaksi saham?

Nilai dari suatu saham biasa (common stock) adalah nilai kini (present value) dari seluruh kas yang masuk di masa mendatang yang diharapkan akan diterima oleh investor tersebut.

Kas masuk yang diharapkan akan diterima adalah dividen dan nilai berjangka (future value) pada saat saham itu dijual.

Karena saham biasa tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan disimpan selama beberapa tahun, dibutuhkan model yang lebih umum yang bersifat multiperiod.

Model yang umum untuk menilai saham biasa (model pertumbuhan deviden Gordon) didefinisikan sebagai berikut:

Gordon's Dividend Growth Model
Gordon’s Dividend Growth Model

dengan D= deviden dalam periode t
Po = harga pasar saham saat ini
r = tingkat pertumbuhan tahunan dividen yang konstan
t = jumlah periode

Bagaimana menghitung formula pertumbuhan ini?

Dalam kasus pertumbuhan konstan, jika deviden diasumsikan tumbuh pada suatu tingkat yang konstan, yaitu g, setiap tahunnya (yaitu Dt = Do (1 + g)², maka model umum di atas disederhanakan menjadi:

Po = Dt : (r-g)

Dalam kata, nilai saham biasa adalah:

Devidend pada tahun 1 : (tingkat keuntungan yang dikehendaki) – (tingkat pertumbuhan)

Contoh. Misalnya terdapat saham biasa yang memberikan dividen per lembar sahamnya sebesar $3 pada akhir tahun dan diharapkan untuk memberikan dividen tunai (cash dividend) setiap tahun dengan tingkat pertumbuhan 10% per tahun.

Asumsikan bahwa investor menginginkan tingkat keuntungan sebesar 12%. Maka, nilai saham tersebut adalah:

D1 = Do (1+g) = $3(1+0,10) = $3,30

Po = D1 : (r-g) = $3,30 : (0,12-0,10) = $165

Bagaimana menggunakan dan menerapkan formula Gordon’s dividend growth model ini?

Model ini paling cocok untuk menilai saham biasa dari perusahaan yang berukuran sangat besar dan bergerak dalam banyak bidang.

Siapa yang menggunakan dan kapan formula Gordon’s dividend growth model digunakan?

Investor. Model ini dapat digunakan untuk harga saham yang catatan devidennya stabil dan diharapkan untuk tumbuh pada tingkat yang stabil.

Untuk mengetahui lebih detail tentang Gordon’s dividend growth model kunjungi referensi tambahan berikut ini.

www.investopedia.com

Loading...
Berlangganan Newsletter!
Berlangganan Newsletter!
Daftarkan email Anda disini dan dapatkan informasi terbaru dari kami langsung ke email Anda.
Anda dapat membatalkan langganan kapanpun.